Minggu, 25 Januari 2026
Ekbis  

Prospek Telkom Masih Bertumbuh hingga Akhir 2022

Telkom Masih akan Bertumbuh hingga Akhir 2022
Teknisi Telkom sedang mengecek kualitas jaringan. Foto: Istimewa

Selain itu, Hans juga menyebutkan kalau langkah Telkomsel sebagai anak usaha Telkom melakukan inovasi sinergi dengan Goto adalah langkah yang tepat. Menurut Hans, investasi yang dilakukan sejak 2020 ini menciptakan banyak sinergi dan paket-paket untuk mitra driver dan juga UMKM sendiri.

“Dengan adanya sinergi ini, penetrasi ke pengguna Telkomsel jadi meningkat, bisa dibilang misal mitra Gojek ada 2,5 juta orang dan ini tentu saja positif untuk Telkom,” jelas Hans.

Baca juga : Pertumbuhan Laba Dua Digit, Minat Investor Asing terhadap Telkom Cukup Besar

Di sisi lain, Hans mengungkapkan kalau Telkom harus mewaspadai kondisi makro saat ini meski ekspetasi Telkom mulai tercapai. Menurutnya, saat ini banyak guncangan pada makro ekonomi karena The Fed tengah terus menaikan suku bunga untuk menekan inflasi. Menurutnya saham itu sebab akibat, meski fundamental baik, harus mewaspadai guncangan-guncangan ekonomi.

Telkom melaporkan laba bersih sebesar Rp 6,12 triliun pada periode tiga bulan pertama 2022, naik tipis 1,7% dari Rp 6,01 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip, Selasa (10/5/2022), pendapatan tercatat mencapai Rp 35,2 triliun, naik 3,7% dari Rp 33,9 triliun pada kuartal yang sama tahun lalu. Laba bersih per saham juga tercatat naik tipis menjadi Rp 61,76, dari sebelumnya Rp 60,71 pada kuartal I/2021.

Baca juga : Kapolri Minta HIPMI Terus Kawal Seluruh Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

  Idul Adha 1443H,  Telkom Salurkan 922 Ekor Hewan Qurban