Rabu, 28 Januari 2026
Ekbis, Home  

PT KPM Pengapalan Perdana Batu Silika dari Tolitoli ke Kalimantan

PT KPM Pengapalan Perdana Batu Silika dari Tolitoli ke Kalimantan
PT KPM di Tolitoli pengapalan perdana batu silika sebanyak 2.540 meter kubik melalui pelabuhan Jetty di Desa Pulias, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Rabu (28/1/2026). Foto: Tim

Tolitoli, Teraskabar.id – PT Kurnia Purnama Mineral (KPM) di Tolitoli pengapalan perdana batu silika sebanyak 2.540 meter kubik melalui pelabuhan Jetty di Desa Pulias, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Bupati Tolitoli, H Amran H Yahya, hadir langsung pada seremoni proses pengapalan perdana batu silika PT KPM, Rabu (28/01/2026). Sejumlah Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) juga hadir yaitu, Kajari Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, SH., Kapolres Tolitoli, AKBP Raden Real Mahendra, SH, SIK., Komandan Lanal Tolitoli, Letkol Laut (P) Joko Ariyanto SH, M.Mgt., Komandan Kodim 1305 /Buol Tolitoli, Letkol Infanteri Aryanto Rolando, S.IP., pihak Kementerian Agama Tolitoli, DPRD Tolitoli, hingga sejumlah kepala OPD dan tokoh masyarakat di Tolitoli.

Prosesi gunting pita di depan kapal tongkang/vessel menandai pengapalan perdana mineral batu silika secara berkelanjutan.

PT KPM Pengapalan Perdana Batu Silika Kadar Kemurnian Tinggi

Dalam peluncuran perdana batu silika tersebut, Bupati Tolitoli H. Amran H Yahya, menyampaikan bahwa batu silika di wilayah ini  memiliki kadar kemurnian yang sangat tinggi, salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Pengapalan perdana ini adalah bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong investasi dan hilirisasi sesuai arahan Kementerian Perindustrian,” sebutnya.

Bupati Tolitoli menegaskan, investasi seperti ini butuh dukungan kuat pemerintah untuk mendorong akselerasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Tolitoli.

” Jangan menghambat karena tidak akan ada investor yang akan menanamkan investasinya di daerah ini,” tegas Bupati Tolitoli.

Berkontribusi terhadap PAD Tolitoli

Sementara itu, CEO Founder sekaligus pemilik PT Kurnia Purnama Mineral, Ashar Gamang, SE., menyampaikan bahwa pada jumlah batu silika pada pengapalan perdana ini mencapai 3.500 metrik ton atau sekitar 2.540 meter kubik. Meski volumenya belum besar, pengiriman tersebut telah berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tolitoli.

  IMIP Turut Meriahkan Pameran HUT ke-26 Morowali

Ashar menjelaskan, batu silika asal Tolitoli memiliki kualitas tinggi dengan kandungan SiO₂ mencapai 99,62 persen sehingga layak sebagai komoditas ekspor. Oleh karena itu, pihaknya memberi merek dagang “Silika Tolitoli Indonesia” sebagai identitas produk unggulan daerah yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Saya berharap kehadiran industri silika dapat menarik investor lain untuk membangun smelter di Tolitoli dan menyerap ribuan tenaga kerja,” katanya.

Menurut, Ashar Gamang, pengapalan batu silika setelah melalui uji laboratorium dan siap menuju pulau kalimantan secara perdana.

“Batu silika Tolitoli bisa bersaing di pasar internasional di antaranya, untuk bahan baku industri berupa panel surya dan kaca,” tuturnya.

Pihak perusahaan mencatat potensi silika di daerah Tolitoli mulai diincar pasar dunia. Tidak hanya itu, melalui aktivitas pertambangan yang legal dan pengapalan yang tertib, besar aharapan ada kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembukaan lapangan kerja baru bagi warga lokal. (tim/teraskabar)