Minggu, 25 Januari 2026
Daerah  

PT Vale Menggandeng Puskesmas Nuha Mencegah Stunting di Luwu Timur

PT Vale Menggandeng Puskesmas Nuha Mencegah Stunting di Luwu Timur
Program pencegahan stunting diluncurkan di SMPN 1 Nuha, Luwu Timur, pada Rabu (14/6/2023). Foto: Humas PT Vale

Koordinator Program Martabak Berdasi dan Aksi Bergizi Puskesmas Nuha, Nurnia, menjelaskan bahwa upaya pencegahan atau penanggulangan stunting harus dimulai sejak usia remaja. Salah satu faktor penyebab stunting adalah kondisi calon ibu. Calon ibu yang mengalami anemia berisiko melahirkan anak-anak yang mengalami stunting.

“Sebagai upaya pencegahan stunting, saya mengharapkan seluruh siswi mengonsumsi tablet tambahan darah (TTD) sebanyak 4 kali dalam sebulan, dengan satu kali setiap minggu pada hari yang sama. Metode ini bertujuan untuk mencegah terjadinya anemia atau kekurangan darah,” ungkap Nurnia.

Baca jugaTangani Stunting Lewat Program Kearifan Lokal

Dalam kesempatan yang sama, Wahida sebagai wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Nuha menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Nuha dan PT Vale, serta berkomitmen mendukung program ini.

“Bukan hanya program pencegahan stunting dengan mengonsumsi TTD, tetapi SMPN 1 Nuha juga telah menerapkan program pengurangan plastik di sekolah. Bahkan, kantin sekolah dilarang menjual mie instan kepada siswa,” ungkap Wahida.

Sementara itu, Sekretaris Camat Nuha, Rasyid, menjelaskan bahwa tujuan utama kampanye ini adalah untuk menciptakan generasi yang sehat dan terhindar dari stunting, serta memberikan pemahaman dan informasi mengenai faktor penyebab stunting.

“Selain itu, tujuan kampanye juga mencakup percepatan penurunan angka stunting di Kecamatan Nuha melalui penyuluhan tentang stunting kepada remaja, dukungan remaja dalam penanggulangan stunting, dan peningkatan komitmen dalam informasi mengenai stunting. Remaja kita dapat berperan aktif dalam melawan stunting dengan memulainya dari diri sendiri,” ujarnya. (teraskabar)

  Pojok Jamu Panti Sehat Kini Hadir di Sorowako, Lutim