Selasa, 13 Januari 2026

Rakor Pembina Posyandu Morowali: Memperkuat Kesamaan Persepsi

rakor pembina posyandu morowali memperkuat kesamaan persepsi
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Morowali, Emil Pontoh mewakili Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf dalam Rakor pembina posyandu Morowali memperkuat kesamaan persepsi, Rabu (17/12/2025). Foto: IKP

Morowali, Teraskabar.id – Pemerintah Kabupaten Morowali terus memperkuat layanan kesehatan dasar melalui penguatan Posyandu. Komitmen itu tampak dalam Rapat Koordinasi atau Rakor Pembina Posyandu Morowali yang resmi dibuka Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Morowali, Emil Pontoh. Ia hadir mewakili Bupati Morowali dalam kegiatan yang digelar di Aula Hotel Metro, Desa Bente, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan pandangan lintas sektor. Selain itu, rapat ini juga mendorong kolaborasi yang berkelanjutan dalam penyelenggaraan Posyandu.


Forum ini dirancang untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dari tingkat kabupaten hingga desa.

Rapat koordinasi ini diikuti sekitar 60 peserta. Peserta berasal dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, para camat, Ketua TP PKK kecamatan, kepala puskesmas, serta pengelola program Keluarga Berencana.

Rakor Pembina Posyandu Morowali: Penguatan Layanan Kesehatan Primer

Dalam sambutannya, Emil Pontoh menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah harus memastikan layanan kesehatan primer berjalan optimal.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan sedang menjalankan agenda besar Transformasi Sistem Kesehatan Nasional.

Lebih lanjut, Emil menyebut Transformasi Layanan Kesehatan Primer sebagai salah satu pilar penting. Melalui integrasi layanan primer, seluruh layanan di puskesmas dan jejaringnya diharapkan berjalan sinergis.

Layanan tersebut mencakup promosi kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan, hingga rehabilitasi masyarakat.

Emil juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali terus memberikan dukungan nyata terhadap Posyandu. Dukungan itu meliputi kebijakan, pendampingan, peningkatan kapasitas kader, serta penyediaan sarana dan prasarana.

Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program membutuhkan peran aktif semua pihak.

  Pemprov Sulteng Siapkan Kawasan Danau Lindu Poros Pengembangan Ekowisata

Melalui Rakor Pembina Posyandu Morowali, pemerintah daerah ingin membangun kesamaan persepsi. Selain itu, forum ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara Tim Pembina Posyandu di semua tingkatan. Dengan sinergi yang solid, layanan Posyandu dapat berjalan lebih terpadu dan berkelanjutan.

Ke depan, hasil Rakor Pembina Posyandu Morowali akan menjadi pijakan penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Dengan demikian, Posyandu di Morowali diharapkan semakin berdaya, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan warga. (Ghaff/Teraskabar/IKP).