Sigi, Teraskabar.id – Ratusan aktivis Agraria menyatakan dukungannya kepada bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) 2024 Dr. Anwar Hafid, M.Si – dr. Reny A Lamadjido, M.Kes.
Pernyataan sikap dukungan terhadap pasangan yang mengusung tagline BERANI ini ditegaskan dalam bentuk deklarasi oleh aktivis agraria yang tergabung dalam Komunitas Samrat Berani, Sabtu malam (31/8/2024), di eBe Coffee Shop, Jl. Lapatta, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi.
Baca juga: Aktivis Agraria Eva Bande Dukung Anwar – Reny di Pilkada Sulteng 2024
Deklarasi tersebut dihadiri langsung oleh Bakal Calon Gubernur Sulteng, Anwar Hafid didampingi Inisiator Samrat Berani, Eva Bande, Koordinator Samrat Berani, Aulia Hakim, serta ratusan anggota komunitas.
Koordinator Samrat Berani, Aulia Hakim menjelaskan bahwa nama Samrat Berani diambil dari Jalan Sam Ratulangi, tempat di mana tuntutan rakyat sering kali disuarakan dan rumah Anwar Hafid juga berada di jalan yang sama.
Baca juga: Bapaslon Anwar – Reny Jalani Test Kesehatan, Direktur Undata: 14 Item Pemeriksaan
“Samratulangi ini kami ambil dari nama jalan, jalan ini terdapat dua kantor besar yang sejak zaman era reformasi sampai saat ini kami mengadukan tuntutan rakyat, kami bawa ke Jalan Sam Ratulangi di kantor Gubernur dan kantor DPR Provinsi Sulawesi Tengah,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa Samrat Berani terdiri dari individu-individu aktivis yang berkomitmen untuk memperjuangkan hak rakyat terhadap sumber daya alam dan agraria di Sulawesi Tengah.
Baca juga: Giliran Bapaslon Anwar – Reny Jalani Pemeriksaan Kesehatan Besok Pagi di Undata
“Kami menyatakan sikap untuk mendukung dan berada di barisan pemenangan Anwar Hafid untuk menjadi gubernur periode 2024-2029, dan kami akan memperluas jaringan kamu ke seluruh kabupaten, termasuk Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Poso, Morowali, Sigi, Donggala, dan Parimo. Kami akan membentuk tim pemenangan di setiap tingkat desa hingga kabupaten,” tegas Aulia Hakim.
Ia juga mengatakan bahwa Samrat Berani saat ini memiliki anggota sebanyak 100 orang dari enam kabupaten di Sulawesi Tengah. (red/teraskabar)







