Poso, Teraskabar. id – Pekerjaan preservasi jalan Nasional ruas Tagolu-Tentena, Kabupaten Poso, yang dikerjakan oleh PT. TBI dengan anggaran Rp 101 Miliar lebih masih terus berlangsung sebagaimana pantauan media ini, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 9.00 Wita.
Namun dari keterangan beberapa warga, bahwa selama dua hari ini belum dilakukan pekerjaan pengaspalan akibat mobilisasi finisher yang akan menuju Desa Kuku dari Desa Pandiri baru dapat dilakukan siang tadi sekitar pukul 11.30 Wita. Mobilisasi menggunakan tronton bernomor polisi warna merah.
Sementara terpantau sejak pagi tadi, beberapa pekerja telah menunggu alat tersebut di sekitar perbatasan Desa Kuku dan Sangira. Dari hasil amatan, terpantau dari Desa Watunonju- memasuki Desa Saujo, tepatnya di sekitar depan Mako Brimob, puluhan lubang patching berkedalaman 5 cm dengan panjang dan lebar bervariasi belum ditutup hot mix sejak hampir sepekan ini. Menurut warga, kondisi tersebut sangat rawan kecelakaan lalu lintas.
” Sudah beberapa pengendara yang jatuh walaupun tidak luka serius pak. Apalagi jika malam hari, alangkah baiknya jika perusahaan langsung menutupnya,” tutur warga Batunoncu kepada media ini.
Disisi lain, terlihat jelas pihak rekanan sedang berkonsentrasi untuk nenyelesaikan pelebaran jalan serta pekerjaan drainase sepanjang ruas jalan Batunoncu-Saojo.
Pihak rekanan, BPJN IV dan Satker, serta PPK diam seribu bahasa sejak beberapa hari ini Ketika dikonfirmasi kendala pengaspalan terpantau lambat, patching, serta data bobot pekerjaan per 31 desember 2025. Termasuk realisasi serapan anggaran dan berapa bobot per 30 Januari 2026. (deddy/teraskabar)






