Morowali Utara, Teraskabar.id – Insiden kebakaran Kembali terjadi di PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) di Desa Bunta, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pada Kamis (28/12/2023) sekitar pukul 17.20 Wita.
Insiden kebakaran tersebut mengundang perhatian dari Anggota DPR RI Komisi VII DPR RI, Mulyanto.
Wakil ketua Fraksi PKS DPR RI ini menegaskan, belum usai kebakaran smelter di PT. ITTS yang merenggut korban tewas sebanyak 18 orang, Kamis (28/12/2023), kembali terbakar smelter PT. GNI. “Belum jelas kondisi dan jumlah korban yang timbul,” kata Mulyanto dihubungi melalui whatsapp, Jumat (29/12/2023).
Baca juga: KontraS Ungkap Rentetan Kecelakaan Kerja yang Menelan Korban Jiwa di PT GNI
Insiden kebakaran ini menandai tepat setahun ledakan smelter PT. GNI yang telah menewaskan 2 orang pekerja. Sehingga, ia menilai bahwa operasi smelter ini sudah genting dan darurat untuk segera diaudit total menyeluruh. Karena smelter ini bisa menjadi mesin pembunuh bagi pekerja kita.
Menyikapi insiden kebakaran di PT GNI kemarin, seluruh smelter harus dihentikan operasi sementara, sampai benar-benar diyakini andal dan aman bagi para pekerja.
Ia juga mendesak Menteri Perindustrian agar mencabut izin operasional smelter PT. GNI ini. “Ini kan membuktikan mereka tidak mengambil pelajaran dari kasus kebakaran smelter tahun lalu,” tegasnya.
Pemerintah menurutnya, jangan lembek menghadapi industri smelter ini. Jangan sungkan apalagi takut mengambil tindakan terkait dengan program primadona pemerintah, yakni hilirisasi nikel.
Baca juga: Komisi VII Minta Audit Semelter PT GNI di Morowali Utara, Nyawa Masyarakat yang Utama
Untuk mengingatkan kembali kecelakaan kerja berujung maut di lokasi operasional PT GNI di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng). Dalam catatan redaksi kurun tiga tahun terakhir, 2020 hingga 2023, setidaknya telah terjadi tujuh insiden kecelakaan kerja yang menewaskan karyawan saat operasional di area proyek perusahaan tambang nikel ini.
Daftar rentetan insiden kecelakaan kerja berujung maut di PT GNI Morowali Utara, terkini informasi kejadiannya terkonfirmasi dari keterangan resmi pihak perusahaan melalui Head of Corporate Communication GNI, Mellysa Tanoyo, yang menyampaikan bela sungkawa atas nama PT GNI kepada pihak keluarga karyawan PT Naga Rental Perkasa yang meninggal pada insiden kecelakaan kerja di area operasional PT GNI, Rabu (27/9/2023).
Kecelakaan tersebut terjadi di area pembuangan terak (slag) nikel, Rabu (27/9/2023) sekitar pukul 10.45 Wita. Dalam hal ini korban mengendarai eskavator yang digunakan untuk mengangkut terak (slag) nikel. Diketahui terak nikel sebelum dapat diangkut harus melalui proses pendinginan. Pada saat itu diketahui muncul letupan dalam proses pendinginan terak nikel. (teraskabar)






