Palu, Teraskabar.id – Retret hari kedua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerinah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dipusatkan di Masjid Raya Baitul Khairaat, Sabtu (31/1/2026), menghadirkan agenda ‘jaulah’, silaturahmi dengan mengunjungi langsung dari ke rumah warga di sekitar masjid.
Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengajak kepada kebaikan dan meningkatkan kesadaran beribadah.
Selain jaulah, rangkaian retret hari kedua diisi dengan ibadah berjamaah, kajian keislaman, tausiyah, serta diskusi reflektif mengenai etika birokrasi dan tanggung jawab publik.
Melalui suasana spiritual di rumah ibadah, para kepala dinas (Kadis) diajak memaknai jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar untuk melayani masyarakat.
Dari masjid, Gubernur Sulteng, Anwar Hafidkembali, meneguhkan komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak pada kepentingan rakyat Sulawesi Tengah.
Dalam sesi tausiyah, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Arfan, M.Si., mendapat giliran untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan meneladani kisah Nabi Muhammad SAW.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas ibadah, merendahkan hati sebagai umat, serta menguatkan semangat amar makruf nahi munkar dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan retret ini diharapkan menjadi momentum pembinaan spiritual bagi para pejabat, sehingga nilai-nilai integritas, keikhlasan, dan tanggung jawab moral dapat tercermin dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Saat sesi makan siang, Gubernur Anwar Hafid larut bersama peserta retret menyantap hidangan yang disajikan jamaah tabligh. Penyajian hidangan mengadopsi Sunnah Rasul yaitu satu nampang disantap beberapa orang.
Begitupula saat sesi istirahat retret hari kedua di Masjid Raya Baitul Khairaat, para peserta retret membangun dialog nonformal dengan Gubernur Anwar Hafid, diselingi goyonan segar. Suasana yang tercipta dari dialog nonformal ini semakin mendekatkan hubungan emosional antara pimpinan dengan bawahannya dalam semangat spiritual. (red/teraskabar)






