Selasa, 13 Januari 2026
Ekbis  

Rokok Penyebab Kenaikan Angka Penduduk Miskin di Sulteng

Rokok Penyebab Kenaikan Angka Penduduk Miskin di Sulteng
Ilustrasi rokok filter. Foto: yahoo.co.id

Untuk diketahui lanjutnya, Garis Kemiskinan merupakan  suatu nilai pengeluaran  minimum kebutuhan  makanan  dan non makanan yang dipergunakan sebagai suatu batas untuk mengelompokkan  penduduk menjadi miskin atau tidak miskin.

Baca jugaPolda Sulteng: Masih Ada Simpatisan Suplai Makanan ke DPO Teroris Poso

Sedangkan penduduk  miskin adalah penduduk  yang memiliki rata- rata pengeluaran  per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan.

“Misalnya, kalau ada penduduk di Sulteng memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Rp530. 251, berarti dia termasuk katagori penduduk miskin,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tengah (Sulteng) selama enam bulan belakangan ini mengalami peningkatan sebesar 7.140 orang.

Berdasarkan data yang dirilis BPS Provinsi Sulteng, Senin (18/7/2022), jumlah penduduk  miskin di Sulteng pada September 2021 sebanyak 381.210  orang atau 12,18 persen dari total penduduk.  Sedangkan pada Maret 2022 mencapai 388.350 orang atau 12,33 persen dari total penduduk, atau terjadi peningkatan penduduk miskin sebanyak 7.140 orang. (teraskabar)

 

  Beri Jaminan Lifetime Warranty untuk NETA V, NETA Wujudkan Komitmen After Sales kepada Konsumen