Morut, Teraskabar.id– Camat Lembo, Benyamin Hambuako memimpin langsung pembersihan sampah di sekitar komplek Pasar Rakyat Desa Beteleme, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah.
Sampah yang menggunung dan menimbulkan aroma busuk tersebut dievakuasi jajaran staf pemerintah kecamatan dibantu tiga perusahaan dengan menurunkan alat berat dan mobil truk.
Camat Lembo Benyamin Hambuako mengatakan, pembersihan tumpukan sampah kali ini dengan menggunakan eskavator dilakukan di satu titik, yaitu di sekitar komplek pasar rakyat.

“Ada satu titik saja, ada Sebagian yang kecil-kecil (tumpukannya) dan kita arahkan ke sini pengangutannya sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Taladaka dan di wilayah Desa Beteleme Tua,” kata Benyamin ditemui media ini di lokasi pembersihan sampah.
Selain mengevakuasi sampah yang menumpuk di seputaran pasar tersebut, Pemerintah Kecamatan Lembo juga memasang plang imbauan agar warga jangan membuang sampah sembarangan. Ada 8 titik lokasi pemasangan plang imbauan kebersihan dan semuanya itu pada tempat yang biasanya dijadikan lokasi pembuangan sampah oleh warga sekitar.
Isi tulisan dalam imbauan tersebut katanya, sebisa mungkin bahasanya dibuat sederhana agar seluruh elemen masyarakat bisa memahami imbauan tersebut.
“Kita buat imbauan kebersihan kepada masyarakat yang bahasanya tidak terlalu kaku tetapi bahasanya bisa dipahami oleh warga masyarakat,” ujarnya.
Menjawab pertanyaan mengenai keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Morowali Utara. Benyamin menjelaskan, untuk sementara kegiatan pembersihan dan pengakungkatan tumpukan sampah ini tidak melibatkan DLH. Karena DLH saat ini masih konsentrasi di kabupaten.
“Jadi ini semata-mata usaha dari pihak kecamatan dibantu tiga perusahaan,” ujarnya. (erny/teraskabar)







