Palu, Teraskabar.id– Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Novalina secara resmi membuka Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital Government Transformation Academy (GTA) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023, Senin (13/11/2023), di ruang Sinergitas BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah.
Turut mendampingi Kepala BPSDMD Adidjoyo Dauda dan Fasilitator/Narasumber dari Pusdiklat BPSDM Kementrian Kominfo RI Firdaus Mansyur.
Melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Gubernur H. Rusdy Mastura dalam sambutannya menyampaikan bahwa manajemen pemerintah saat ini mengalami dinamika perubahan yang sangat cepat dan tak terduga ditandai dengan perubahan yang tak beskesinambungan.
Baca juga: Rumah BUMN Memotivasi Kemandirian UMKM di Kawasan 3T
Menanggapi kondisi itu maka Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia kemudian mencanangkan Program Government Transformation Academy (GTA) yang merupakan Program Pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan Kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung Akselerasi Transformasi Digital di K/L/D. TNI dan Polri. Skema Pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skilldan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.
Selain itu, program GTA bertujuan yang pertama, meningkatkan Kompetensi ASN/NON ASN yang bekerja di Instansi Pemerintah Pusat, daerah dan Desa serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas Organisasi menuju pelayanan prima. Tujuan yang kedua, mempercepat Transformasi Digital di Lingkungan Instansi Pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
Government Transformasi Academy (GTA) memiliki 21 tema pelatihan dan salah satu tema yang dilaksanakan pada kesempatan ini adalah Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital (FPD).
Baca juga: Bawaslu Minta KPU Tolitoli Fokus Teliti Berkas Bacaleg Diduga Palsu
Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital (FPD) diharapkan menjadi dasar tonggak pelaksanaan Government Transformation Academy dengan tema lainnya di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kedepannya sehingga tidak hanya dapat memenuhi target dari pencanangan program ini akan tetapi menjadi salah satu sumber pemenuhan dan pengembangan kompetensi bagi ASN di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Pelatihan ini diprioritaskan bagi ASN yang bertugas di Bidang Diklat Pemerintah atau Tenaga Fungsional yang berhubungan dengan lembagia pendidikan. Oleh karena itu, target yang ditetapkan dalam pelatihan ini adalah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki Bidang atau Urusan Kediklatan seperti BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulawesi Tengah.






