Sabtu, 24 Januari 2026

Seorang Nelayan Jatuh dari Kapal di Perairan Batusuya Donggala akibat Cuaca Buruk

Seorang Nelayan Jatuh dari Kapal di Perairan Batusuya Donggala akibat Cuaca Buruk
Operasi pencarian terhadap nelayan yang terjatuh dari kapal saat memancing di perairan Batusuya, Kabupaten Donggala, Selasa (4/11/2025). Foto: Humas Basarnas Palu

Donggala, Teraskabar.id– Seorang nelayan jatuh dari kapal di Perairan Batusuya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Selasa (4/11/2025). Nelayan bernama Aldo (33) terjatuh dari kapal saat memancing akibat cuaca buruk.

Insiden tersebut dilaporkan Kepala Desa Batusuya kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada pukul 13.12 Wita. Upaya pencarian yang dilakukan oleh nelayan setempat dan masyarakat sekitar hingga saat ini masih belum membuahkan hasil.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 13.30 Wita, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu memberangkatkan satu tim SAR gabungan menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR RB 409 dan Rescue Car.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian seorang nelayan jatuh dari kapal tersebut, meliputi Tim Rescue dan Anak Buah Kapal (ABK) KPP Palu, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa, serta nelayan setempat. Alat utama yang digunakan antara lain Rescue Car, KN SAR RB 409, perahu karet, peralatan komunikasi, perlengkapan SAR medis, dan peralatan evakuasi.

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin 2–11 knot, tinggi gelombang 0,5–1,25 meter, dan arah angin dari tenggara.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu terus melakukan koordinasi dan penyisiran di sekitar titik koordinat LKP 0°24’50.83″S – 119°45’36.25″E, yang berjarak sekitar 57 kilometer arah barat laut dari KPP Palu, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit.

 “Tim SAR Gabungan saat ini tengah melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat dengan memperhatikan kondisi cuaca dan arus laut. Kami juga terus berkoordinasi dengan nelayan dan aparat setempat untuk memperluas area pencarian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., pada Selasa sore (4/11/2025).

  Rakernis Perikanan Tangkap dan Rembuk Nelayan Morowali, Ini Pesan Syarifudin Hafid

Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian, dan perkembangan operasi SAR akan dilaporkan secara berkala oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu. (red/teraskabar)