Minggu, 1 Februari 2026

Seorang Nelayan Jatuh dari Kapal di Perairan Taka Limpoge Sinjai, Tim SAR Dikerahkan

Seorang Nelayan Jatuh dari Kapal di Perairan Taka Limpoge Sinjai, Tim SAR Dikerahkan
Persiapan Operasi SAR Kecelakaan Kapal Nelayan di Perairan Taka Limpoge, Sinjai. Foto: Basarnas Makassar

Sinjai, Teraskabar.id – Seorang nelayan jatuh dari kapal di Perairan Taka Limpoge Sinjai, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. Korban diketahui bernama Muhammad Ali (20) dan turun melaut untuk mencari ikan.

Kejadian bermula pada Sabtu (31/1/2026), sekitar pukul 06.30 WITA, saat kapal nelayan KM 3 Putri 77 bertolak dari Pelabuhan Lappa untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan.

Saat kapal hendak melepaskan jangkar di rompon, yang berada di wilayah perairan Taka Limpoge, korban diduga terjatuh ke laut ketika berjalan di sisi kapal. Korban diperkirakan menuju ke bagian belakang kapal untuk buang air kecil sebelum akhirnya terjatuh ke laut.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga korban bersama masyarakat setempat, namun hingga saat ini korban belum ditemukan. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga melaporkan insiden ini kepada Basarnas Makassar untuk mendapatkan bantuan operasi pencarian dan pertolongan. Informasi kejadian diterima oleh Basarnas Makassar pada tanggal 31 Januari pukul 16.10 Wita.

“Setelah menerima informasi dari pihak keluarga korban, kami segera mengerahkan personel Pos SAR Bone menuju Sinjai untuk melaksanakan operasi pencarian. Tim akan berkoordinasi dengan Instansi dan masyarakat setempat guna kelancaran Pencarian.” ujar Muhammad Arif Anwar, S.Sos., M.M. Selaku kepala kantor pencarian dan pertolongan Makassar.

Ia juga menambahkan bahwa operasi SAR terhadap nelayan jatuh dari kapal dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan perairan di sekitar lokasi.

“Meskipun kondisi cuaca di lokasi terpantau berawan, kami berharap korban dapat segera ditemukan. Operasi SAR akan terus dilaksanakan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan Operasi SAR dengan mengerahkan personel SAR Bone, sejumlah unsur SAR turut dilibatkan guna mendukung kelancaran proses pencarian. Untuk sementara unsur yang terlibat meliputi Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud Sinjai, BPBD Sinjai, Tagana, personel Brimob, masyarakat setempat dan potensi SAR lainnya. (red/teraskabar)