Kamis, 2 Juli 2026

Seorang Pencari Batu Diduga Terjatuh dari Perahu di Perairan Pulau Kaleroang Morowali

Seorang Pencari Batu Diduga Terjatuh dari Perahu di Perairan Pulau Kaleroang Morowali
Operasi SAR terhadap seorang pencari batu yang hilang di perairan Kaleroang Kabupaten Morowali. Foto: Humas Basarnas

Morowali, Teraskabar.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Pos SAR Morowali melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang pencari batu yang dilaporkan terjatuh dari perahu di perairan Pulau Kaleroang, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali,  Sulawesi Tengah.

Korban bernama Aslan (24), berangkat menggunakan perahu kecil menuju Tebing Pulau Umbele pada Sabtu (4/10/2025) pukul 10.30 Wita, untuk mengambil batu di pinggir laut. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh ayah korban, Asri, korban tidak kunjung kembali.

Esok harinya, Ahad (5/10/2025),  perahu milik korban ditemukan oleh nelayan lain di sekitar perairan Pulau Kaleroang, Kecamatan Bungku Selatan.

Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian secara mandiri menggunakan perahu di lokasi kejadian, di perairan Pulau Kaleroang, Kecamatan Bungku Selatan. Namun korban belum ditemukan, sehingga meminta bantuan SAR.

Kepala Kantor SAR Palu, Muh. Rizal, mengatakan setelah menerima laporan, personel dari Pos SAR Morowali langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

“Saat ini tim masih melakukan pencarian bersama unsur SAR lainnya. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” kata Rizal, Selasa (7/10/2025).

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue Pos SAR Morowali bersama unsur potensi SAR tiba di Desa Lefeu, Kecamatan Bungku Selatan pada Senin malam (6/10/2025) sekitar pukul 22.35 Wita. Selanjutnya, berkoordinasi dengan pihak keluarga serta pemerintah setempat untuk perencanaan operasi pencarian keesokan harinya.

Kemudian pada Selasa pagi (7/10/2025), Tim SAR gabungan melaksanakan briefing kekuatan personel, kesiapan alut, pembagian tugas, serta pengarahan keselamatan kerja sesuai SOP Basarnas.

Pencarian dilakukan pada area yang telah ditentukan menggunakan perahu karet (rubber boat).

Unsur SAR yang terlibat,  Pos SAR Morowali, Pos AL Morowali, Polairud Morowali, BPBD Morowali, Pemerintah setempat dan masyarakat sekitar. (red/teraskabar)

  Morowali Resmi Memiliki Perguruan Tinggi, Ini Namanya