Senin, 12 Januari 2026
Home, News  

Silaturahmi Ramadan Pemkot, Ratusan Mubalig Bertugas Menyasar 200 Masjid di Kota Palu

Silaturahmi Ramadan Pemkot, Ratusan Mubalig Bertugas Menyasar 200 Masjid di Kota Palu
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid melepas secara resmi ratusan mubalig yang bertugas berdakwah di 200 masjid se kota Palu, Senin (17/3/2025), berlangsung di rujab Wali Kota Palu. Foto: Humas Pemkot

Palu, Teraskabar.id– Pemerintah Kota Palu menggelar Program Silaturahmi Ramadan, berlangsung mulai 18 hingga 25 Maret 2025.

Ratusan mubalig atau juru dakwah diberi amanah menyasar 200 masjid yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Palu dalam program yang bertujuan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat syiar agama di tengah masyarakat ini.

Pelepasan secara resmi ratusan mubalig tersebut dilakukan oleh Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Senin (17/3/2025), di rumah jabatan wali kota Palu.

 Wali Kota Hadianto Rasyid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mubalig yang terus istiqamah dalam menyampaikan syiar Islam melalui program tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palu. 

Wali kota juga mengungkapkan harapannya agar pada tahun mendatang, Silaturahmi Ramadan dapat dilaksanakan selama satu bulan penuh, bukan hanya sepekan seperti tahun ini. 

“Seluruh masjid di Palu kalau bisa ke depan harus terisi. Pokoknya 29 malam bergerak,” tegas Wali Kota. 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyoroti tantangan pembangunan yang sedang dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat Kota Palu.

Menurut wali kota, pembangunan tidak hanya terbatas pada infrastruktur, tetapi juga harus mencakup pembangunan sumber daya manusia yang lebih berkualitas. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung program pemerintah. 

“Akan tetapi untuk mewujudkan semua itu, dibutuhkan peran serta partisipasi seluruh masyarakat secara totalitas,” ungkap wali kota.

Selain itu, Wali Kota Hadianto juga mengingatkan bahwa pemerintah pusat saat ini menerapkan efisiensi anggaran dan meminta setiap daerah untuk lebih mandiri dalam hal pembiayaan pembangunan. 

Olehnya, wali kota menyoroti pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk dari pajak dan retribusi daerah, agar Kota Palu tidak selalu bergantung pada pemerintah pusat. 

  Diserahkan Menteri P2MI, Wali Kota Palu Resmi Terima Bantuan Sapi Presiden Prabowo

“Kebijakan itu sebenarnya sudah lama, tapi tidak teroptimalkan dengan baik. Misal PBB, itu sudah lama tapi pemerintah tidak tertib. Begitu juga pajak dan retribusi usaha, itu sudah lama. Bukan nanti saya jadi wali kota,” jelas wali kota.

Oleh karena itu, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk disiplin dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi, karena hal ini menjadi kunci utama dalam membangun Kota Palu yang lebih maju. 

“Tegakkan aturan ini mumpung saya jadi Wali Kota. Sehingga penyalurannya ke berbagai program itu semakin besar. Kita bisa maju kalau kita mau bangun pemahaman yang sama. Saya ingin kota ini berubah, saya mau kota kita kelihatan wajahnya,” tutup Wali Kota. 

Acara pelepasan muballigh dalam rangka Silaturahmi Ramadan 2025 ini ditutup dengan buka puasa bersama, yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, SE.,M.A.P bersama jajaran Pemerintah Kota Palu, para muballigh, serta tamu undangan lainnya. (red/teraskabar)