Senin, 12 Januari 2026

Sosialisasi Aplikasi ROMANTIK, Wabup Morowali Tekankan Pentingnya Data Akurat

Morowali, Teraskabar.id – Sosialisasi aplikasi ROMANTIK (Rekomendasi Kegiatan Statistik)
resmi dibuka Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat tata kelola data yang akurat dan terintegrasi. Kegiatan sosialisasi aplikasi ROMANTIK ini juga menjadi langkah strategis untuk menyatukan standar pengolahan data daerah sesuai amanat kebijakan Satu Data Indonesia.

Sistem aplikasi tersebut, yang menjadi sinonim dari proses standarisasi rekomendasi kegiatan statistik, diharapkan mampu meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan.

Acara berlangsung di Aula Hotel Grand Qafiah pada Selasa (02/12/2025) dan diselenggarakan oleh Bidang Statistik dan Pengolahan Data Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Morowali. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh perangkat daerah memahami penggunaan aplikasi secara tepat, sehingga data yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Bidang Statistik, Maryam Laonu, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi perangkat daerah dalam pengolahan data berbasis aplikasi. Ia menegaskan bahwa standarisasi penggunaan Aplikasi ROMANTIK sangat penting agar seluruh data daerah memiliki format dan kualitas yang seragam. Selain itu, aplikasi tersebut juga menjadi instrumen utama dalam penguatan kebijakan berbasis data yang efektif.

Maryam menambahkan bahwa kegiatan ini berlandaskan pada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia serta Peraturan Bupati Morowali Nomor 25 Tahun 2024 tentang Satu Data Indonesia tingkat kabupaten. Kedua aturan tersebut melibatkan 31 perangkat daerah sebagai produsen data yang wajib memastikan keakuratan dan keterbaruan data masing-masing sektor.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas menekankan pentingnya data yang akurat sebagai fondasi pengambilan keputusan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran tanpa ketersediaan data yang valid dan terverifikasi.

  Lukman Hanafi Rayakan Tahun Baru Islam dengan Kerja Bakti Bangun Teras Masjid di Desa Pebotoa

“Sebagai kepala daerah, saya menyadari bahwa data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan salah satu pondasi utama dalam perencanaan pembangunan yang efektif. Tanpa data yang kuat, sangat sulit bagi kita untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan Satu Data Indonesia bukan hanya inisiatif administratif, melainkan strategi nasional untuk memastikan seluruh data yang dimiliki pemerintah daerah terintegrasi dan kredibel. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh komitmen setiap perangkat daerah dalam mengolah dan menyajikan data secara berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Morowali, Gladius Alfonsus, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali dalam memperkuat implementasi Satu Data Indonesia. Ia menilai bahwa upaya memperkuat sistem statistik sektoral akan memberikan manfaat besar bagi efektivitas pembangunan daerah.

Kegiatan sosialisasi aplikasi ROMANTIK ini dihadiri Kadis Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Morowali, Badiuz Zaman, para pimpinan OPD, serta peserta dari berbagai perangkat daerah. Dengan terselenggaranya sosialisasi aplikasi ROMANTIK tersebut, pemerintah berharap kualitas data daerah semakin meningkat dan mampu menjadi dasar kebijakan yang lebih akurat, mutakhir, dan tepat sasaran. (Ghaff/Teraskabar/IKP).