Selasa, 13 Januari 2026
Home, News  

Sulteng Desain Hutan Kota Palu Jadi Simbol Kota Hijau

Sulteng Desain Hutan Kota Palu Jadi Simbol Kota Hijau

Palu, Teraskabar.id– Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, menerima jajaran pengurus Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Tengah dalam rapat khusus di ruang kerjanya, Senin (11/8/2025), untuk membahas rencana pembangunan dan desain Hutan Kota yang akan mulai dikerjakan pada 2026.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Anwar Hafidmenegaskan visinya agar Hutan Kota menjadi pusat kebanggaan masyarakat, sekaligus ikon hijau yang memadukan fungsi rekreasi, edukasi, dan pelestarian lingkungan.

“Saya ingin Hutan Kota ini menjadi pusat segala pusat di Kota Palu. Semua aktivitas masyarakat bisa terfasilitasi di sini, dari olahraga, pertunjukan seni, hingga wisata edukasi. Selain itu, kita akan jadikan hutan ini benar-benar asri, dengan ciri khas Sulawesi Tengah,” ujar Gubernur.

Anwar Hafid mengungkapkan, salah satu konsep yang ia ingin terapkan adalah menghadirkan pohon-pohon endemik Sulawesi Tengah serta tanaman buah produktif yang bisa dinikmati masyarakat, mencontoh beberapa taman kota di luar negeri yang viral karena keindahan dan produktivitasnya.

Dalam desainnya, Gubernur juga menyoroti potensi kawasan yang memiliki pemandangan terbaik ke seluruh Kota Palu. Lokasi ini, menurutnya, bisa dikembangkan menjadi area pesanggerahan atau titik pandang strategis. Di bagian bawah, akan dibangun jalur pejalan kaki dengan tata lanskap yang memungkinkan pengunjung menikmati area dari ketinggian maupun dari bawah, dilengkapi berbagai wahana permainan ramah lingkungan.

Fasilitas lain yang menjadi perhatian adalah pembangunan amphitheater berkapasitas besar. “Kalau bisa, kita buat amphitheater terbesar di dunia. Bukan hanya besar, tapi benar-benar jadi kebanggaan kita,” tegasnya.

Ia juga mengusulkan adanya jalur ring route melingkar untuk aktivitas lari atau bersepeda, dilengkapi bundaran besar di bagian luar dan bundaran kecil di bagian dalam untuk menambah variasi rute.

  Brida Award 2023, Sultanisah ASN Terinovatif, dr I Komang Adi Pimpinan OPD Terinovatif

Gubernur juga menyinggung rencana awal yang sempat memasukkan aviary (kubah burung) dalam desain. Meski ada kendala teknis terkait lokasi yang berada di jalur penerbangan pesawat, ia tetap membuka peluang mencari solusi teknis agar fasilitas tersebut bisa diwujudkan tanpa mengganggu satwa.

Sementara itu, pihak IAI Sulteng menjelaskan bahwa desain awal kawasan ini pada 2017 memuat beberapa konsep seperti kebun binatang, taman kaktus, jalur sepeda gunung (mountain bike), dan area rekreasi komunitas. Namun, sesuai arahan Gubernur, desain tersebut akan direview agar sesuai dengan visi baru yang lebih modern, produktif, dan berorientasi pada keunikan lokal.

Rapat ini menghasilkan kesepahaman untuk mengintegrasikan seluruh masukan Gubernur ke dalam revisi desain, yang akan difinalkan sebelum pembangunan dimulai pada 2026. Dengan konsep yang matang, Hutan Kota diharapkan menjadi destinasi unggulan, simbol kota hijau, sekaligus pusat interaksi sosial masyarakat Sulawesi Tengah.

Rencana Pembangunan Sirkuit Road Race di Hutan Kota Palu

Pada pertemuan terpisah,  Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyambut baik atas usulan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulteng untuk menghadirkan sirkuit road race di Kota Palu. Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua IMI Sulteng, Helmi Umar saat audiensi bersama Gubernur Sulteng, di ruang kerja Gubernur, Senin (11/8/2025).

Menurut Gubernur, sirkuit dengan panjang 500 meter dan lebar 12 meter itu diusulkan akan didorong menjadi bagian dari penataan kawasan Hutan Kota yang tengah digarap pemerintah provinsi.

“Kita lagi tata Hutan Kota. Kalau lintasan drag dibangun di sana, kita bisa atur seperti di Jakarta, ada area khusus untuk balapan resmi. Anak-anak muda tidak lagi trek liar di jalan umum,” kata Anwar saat menerima audiensi pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulteng di ruang kerjanya.

  Torang Semua Bersaudara, Relawan BERANI Ajak Seluruh Simpul Relawan Jaga Kamtibmas

Anwar menilai, event olahraga otomotif memberi manfaat besar bagi perekonomian. “Kalau mau majukan Palu, kuncinya bikin terus event. Di awal kita mungkin keluar anggaran, tapi efeknya besar. Hotel penuh, pelaku usaha bergerak, dan Palu makin dikenal,” ujarnya.

Ketua IMI Sulteng, Helmi Umar, menilai pembangunan lintasan baru sangat mendesak. Menurutnya, fasilitas yang ada di Panggona sudah tidak memenuhi syarat. “Aspalnya sudah buruk, event besar sulit masuk, pembalap pun merasa tidak aman. Kami berharap lintasan baru di Hutan Kota bisa masuk rencana pembangunan sehingga menjadi fasilitas permanen,” jelasnya.

Helmi juga meminta agar pengelolaan Panggona dikembalikan ke pemerintah provinsi agar perbaikannya bisa dibiayai APBD.

Gubernur memastikan, Sulawesi Tengah siap menjadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) pada 2027, dan IMI akan dilibatkan dalam event berskala nasional.

“Tahun depan kita juga dapat Kejurnas drag race. Semua ini kita siapkan supaya Palu semakin dikenal sebagai kota event, kedepan kita harapkan dengan adanya sirkuit yang memenuhi standar, akan semakin banyak event besar yang bisa buat di Kota Palu,” ujar Helmi. (red/teraskabar)