Minggu, 25 Januari 2026

Swiss mengalokasikan $11 Juta untuk UNRWA di Gaza

Swiss mengalokasikan $11 Juta untuk UNRWA di Gaza

Pendudukan Palestina, Teraskabar.id –  Pemerintah Swiss memutuskan untuk mengalokasikan $11 juta kepada Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina, UNRWA, untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Jalur Gaza akibat perang yang dilancarkan oleh pasukan pendudukan Israel sejak 7 Oktober .

Usulan pemerintah tersebut muncul setelah penundaan selama berminggu-minggu, mengingat krisis yang dialami UNRWA dengan latar belakang hasutan Israel terhadap badan internasional tersebut dalam upaya untuk mengakhiri kehadirannya di Jalur Gaza.

Jumlah ini ($11 juta) adalah setengah dari jumlah yang semula dijadwalkan akan dibayarkan kepada UNRWA pada tahun 2024.

Baca jugaGenosida Hari Ke-211, Penjajah Israel Terus Menargetkan Perempuan di Gaza

Juru bicara pemerintah Swiss Andre Simonazzi menjelaskan, Dewan Federal memutuskan untuk mengucurkan dana ke UNRWA dua kali setahun, yang berarti akan ada keputusan kedua pada tahun ini.

Dewan Federal mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Kontribusi Swiss untuk UNRWA akan terbatas pada Gaza dan akan mencakup kebutuhan dasar yang paling mendesak seperti makanan, air, tempat tinggal, layanan kesehatan dasar, dan layanan logistik.”

Pernyataan itu menambahkan bahwa Swiss “sepenuhnya menyadari betapa sulitnya situasi ini dan menyadari adanya kebutuhan mendesak untuk mengambil tindakan.”

Baca juga: Minim Referensi Cerita Rakyat Lokal, Ini yang Dilakukan Balai Bahasa Sulteng

Pemerintah Swiss menyatakan bahwa mereka mengandalkan analisis laporan Colonna dan koordinasi dengan donor lain dalam mengambil keputusan.

Keputusan pemerintah masih harus disampaikan kepada komite urusan luar negeri parlemen untuk dikonsultasikan.

Pada tanggal 30 April, Direktur UNRWA di Swiss, Philippe Lazzarini, mengatakan bahwa dari $450 juta dana yang telah dibekukan oleh donor, $267 juta masih tertunda, sebagian besar dari Washington.

  Akhiri Sampah Plastik, PT Vale Berdayakan Masyarakat dan Kolaborasi KLHK Bersih Sampah di Gunung Bawakaraeng

Pemerintah Swiss menegaskan kembali seruannya untuk gencatan senjata kemanusiaan, pengiriman bantuan darurat tanpa hambatan ke Gaza, kepatuhan terhadap hukum kemanusiaan internasional, dan pembebasan semua sandera segera dan tanpa syarat.

UNRWA telah menghadapi krisis sejak bulan Januari, ketika pemerintah pendudukan Israel menuduh sekitar 12 dari 13.000 karyawannya di Gaza berpartisipasi dalam peristiwa 7 Oktober tanpa bukti atau bukti apa pun, sehingga beberapa negara memutuskan untuk menangguhkan bantuan mereka kepada badan internasional tersebut, termasuk Amerika Serikat dan Swiss. (teraskabar)