Telkom di Bisnis Tower
Pada bisnis menara, Mitratel sebagai anak usaha Telkom mengukuhkan posisi selaku industri menara terbanyak di Asia Tenggara bersumber pada kepemilikan tower telekomunikasi, lewat kepemilikan sebanyak 35. 418 unit tower dengan tenancy ratio 1, 47x.
Baca juga : Telkom Akuisisi Tower Indosat
Mitratel membukukan pemasukan sebesar Rp7, 7 triliun atau tumbuh 12, 5% YoY, yang utamanya didorong oleh perolehan dari sewa tower. EBITDA serta laba bersih perusahaan selama 2022 tumbuh positif 18, 5% serta 29, 3%.
Selama 2022, total belanja anggaran perseroan mencapai Rp34, 2 triliun atau 23, 2% dari total pendapatan. Anggaran belanja ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi demi pengalaman digital pelanggan yang lebih baik.







