Palu, Teraskabar.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menelusuri arsip bernilai sejarah dan kebudayaan Sulteng di Belanda. Penelusuran tersebut dengan berkunjung ke Negeri Kincir Angin, Ahad (18/12/2022).
Rombongan yang dipimpin Staf Ahli Gubernur Sulteng, Dr Rohani Mastura M.Si bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lingkup Pemprov Sulteng, bertolak dari Jakarta pada Ahad (18/12/2022) pukul 14.30 WIB dan tiba di Schiphol Bandara Internasional Amsterdam Belanda pada pukul 06.25 waktu setempat.
Saat tiba di Amsterdam, rombongan langsung menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dipandu oleh Jajang Nurjaman, S.Hum, MA selaku pendamping dari Arsip Nasional Republik Indonesia. Di KBRI, rombongan diterima Wakil Duta Besar/ Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia Freddy Panggabean, mewakili Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia (Embassy Of The Republic Of Indonesia).
Baca juga : KONI Launching Buku Gerak Atlet di Arena Politik, Sejarah Terbentuknya Provinsi Sulteng
Pada kesempatan tersebut, Wakil Duta Besar sangat mendukung upaya penelusuran arsip yang bernilai sejarah dan budaya Sulteng menjadi Arsip Memori Kolektif Bangsa, khususnya bagi Sulteng. Arsip ini nantinya bisa menjadi sumber informasi kemajuan pendidikan dan kebudayaan di Sulteng.

KBRI menurutnya, siap mendukung dan memfasilitasi tempat penyelenggaraaan promosi sejarah dan budaya Sulawesi Tengah, bila Pemprov Sulteng mau melaksanakannya di Belanda, seperti yang telah dilaksanakan oleh provinsi lain di Indonesia.






