Sigi, Teraskabar.id– Tiga kecamatan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, belum mencapai kuota jumlah kebutuhan calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Hal itu berdasarkan hasil rekapitulasi pendaftar melalui SIAKBA per tanggal 24 November 2022 pukul 16.30 Wita.
“Ada beberapa kecamatan terkait pendaftaran badan adhoc KPU Kabupaten Sigi masih belum mencapai kuota sesuai PKPU Nomor 8 Tahun 2022 atau dua kali lipat jumlah kebutuhan,” kata anggota KPU Kabupaten Sigi Anhar Lasingki dihubungi dari Palu, Kamis (24/11/2022).
Baca juga : Minat Pelamar PPK di Sulteng Cukup Tinggi, Hari Pertama Tembus 788 Pendaftar
Tiga kecamatan yang belum memenuhi kuota sebagaimana rekap pendaftar melalui SIAKBA, yaitu Dolo Selatan, Lindu, dan Marawola Barat. Jumlah pendaftar di masing-masing kecamatan tersebut baru mencapai sembilan orang, atau tersisa satu orang lagi.
Peminat untuk menjadi calon anggota PPK lanjutnya, tertinggi di Kecamatan Sigi Biromaru, yaitu 55 pendaftar. Disusul Kecamatan Marawola 42 pendaftar, Kecamatan Dolo 36 pendaftar, Dolo Barat 35 pendaftar, Gumbasa 25 pendaftar, serta Palolo 21 pendaftar.
Baca juga : Pendaftaran Calon PPK Mulai Besok, KPU : Pastikan Bukan Anggota Parpol
Kemudian Tanambulava 17 pendaftar, Nokilalaki 16 pendaftar, Pipikoro 11 pendaftar. Sedangkan Kulawi dan Kulawi Selatan masing-masing 10 pendaftar.
Baca juga : Masyarakat di Dua Daerah Tambang di Sulteng Minim Peminat Jadi PPK
Ia menambahkan, secara umum jumlah pendaftar meningkat. Memasuki hari ke empat pendaftar sejak dibuka pada 20 November 2022, total pendaftar PPK di Sigi sudah mencapai 322 orang. Walaupun menurutnya, masih ada beberapa kecamatan belum memenuhi dua kalipat sesuai kebutuhan.
Untuk diketahui, minat masyarakat mendaftar PPK di Sulawesi Tengah (Sulteng) cukup tinggi. Berdasarkan hasil rekapitulasi pelamar PPK Sulteng per tanggal 20 November 2022 atau pada hari pertama pembukaan pendaftaran, sudah mencapai 778 orang.
“Hari pertama pendaftaran, minat masyarakat untuk ikut menjadi PPK Pemilu 2024 cukup tinggi,” kata Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sulteng Dr Sahran Raden, S.Ag, SH, MH dalam keterangan tertulisnya, Ahad (20/11/2022).
Sahran menjelaskan, dari 13 kabupaten/kota di Sulteng, Kabupaten Parigi Moutong tertinggi jumlah pendaftar PPK. Hasil rekapitulasi sementara tercatat 140 pelamar. Disusul Kabupaten Banggai 124 pelamar, Kota Palu 99 pelamar, Donggala 88 pelamar, Kabupaten Tolitoli 84 pelamar.
Selanjutnya, Kabupaten Sigi 74 pelamar, Kabupaten Tojo Unauna 72 pelamar, Poso 68 pelamar, Buol 60 pelamar, Bangkep 43 pelamar. Tiga kabupaten tercatat minat masyarakat mendaftar PPK masih minim, yaitu Kabupaten Banggai Laut (Balut) 29 orang, Morowali 21 orang, dan Morowali Utara 18 orang. (teraskabar)






