Selasa, 13 Januari 2026

Tiga Kecamatan di Sigi Belum Capai Kuota Kebutuhan PPK

316 Calon PPK di Sigi Ikut Seleksi Tes Tertulis Berbasis CAT
Plh Ketua KPU Sigi Hairil SH yang juga menjabat Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu menyampaikan sambutan pada pembukaan Rakor persiapan tahapan verifikasi administrasi perbaikan keanggotaan parpol Jepang Pemilu 2024 di RM Nagaya Kotapulu, Kabupaten Sigi, Jumat (30/9/2022). Foto: Teraskabar

Sigi, Teraskabar.id– Tiga kecamatan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, belum mencapai kuota jumlah kebutuhan calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Hal itu berdasarkan hasil rekapitulasi pendaftar melalui SIAKBA per tanggal 24 November 2022 pukul 16.30 Wita.

“Ada beberapa kecamatan terkait pendaftaran badan adhoc KPU Kabupaten Sigi masih belum mencapai kuota sesuai PKPU Nomor 8 Tahun 2022 atau dua kali lipat jumlah kebutuhan,” kata anggota KPU Kabupaten Sigi Anhar Lasingki dihubungi dari Palu, Kamis (24/11/2022).

Baca juga : Minat Pelamar  PPK di Sulteng Cukup Tinggi, Hari Pertama Tembus 788 Pendaftar

Tiga kecamatan yang belum memenuhi kuota sebagaimana rekap pendaftar melalui SIAKBA, yaitu Dolo Selatan, Lindu, dan Marawola Barat. Jumlah pendaftar di masing-masing kecamatan tersebut baru mencapai sembilan orang, atau tersisa satu orang lagi.

Peminat untuk menjadi calon anggota PPK lanjutnya, tertinggi di Kecamatan Sigi Biromaru, yaitu 55 pendaftar. Disusul Kecamatan Marawola 42 pendaftar, Kecamatan Dolo 36 pendaftar, Dolo Barat 35 pendaftar, Gumbasa 25 pendaftar, serta Palolo 21 pendaftar.

Baca juga : Pendaftaran Calon PPK Mulai Besok, KPU : Pastikan Bukan Anggota Parpol

Kemudian Tanambulava 17 pendaftar, Nokilalaki 16 pendaftar, Pipikoro 11 pendaftar. Sedangkan Kulawi dan Kulawi Selatan masing-masing 10 pendaftar.

Baca jugaMasyarakat di Dua Daerah Tambang di Sulteng Minim Peminat Jadi PPK

Ia menambahkan, secara umum jumlah pendaftar meningkat. Memasuki hari ke empat pendaftar sejak dibuka pada 20 November 2022, total pendaftar PPK di Sigi sudah mencapai 322 orang.  Walaupun menurutnya, masih ada beberapa kecamatan belum memenuhi dua kalipat sesuai  kebutuhan.

Untuk diketahui, minat masyarakat mendaftar PPK di Sulawesi Tengah (Sulteng) cukup tinggi. Berdasarkan hasil rekapitulasi pelamar PPK Sulteng per tanggal 20 November 2022 atau pada hari pertama pembukaan pendaftaran, sudah mencapai 778 orang.

  Hasil Riset Terkini, Sangganipa Berpeluang Besar Unggul Telak di Pilgub Sulteng

“Hari pertama pendaftaran, minat masyarakat untuk ikut menjadi PPK Pemilu 2024 cukup tinggi,” kata Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sulteng Dr Sahran Raden, S.Ag, SH, MH dalam keterangan tertulisnya, Ahad (20/11/2022).

Sahran menjelaskan, dari 13 kabupaten/kota di Sulteng, Kabupaten Parigi Moutong tertinggi  jumlah pendaftar PPK. Hasil rekapitulasi sementara tercatat 140 pelamar. Disusul Kabupaten Banggai  124 pelamar, Kota Palu 99 pelamar, Donggala 88 pelamar, Kabupaten Tolitoli 84 pelamar.

Selanjutnya, Kabupaten Sigi 74 pelamar, Kabupaten Tojo Unauna 72 pelamar, Poso 68 pelamar, Buol 60 pelamar, Bangkep 43 pelamar. Tiga kabupaten tercatat minat masyarakat mendaftar PPK masih minim, yaitu Kabupaten Banggai Laut (Balut)  29 orang, Morowali 21 orang, dan Morowali Utara 18 orang. (teraskabar)