Timsel Bawaslu Sulteng Respon Dinamikanya dalam Format Kolektif
Untuk mengakselerasi maksud itu adalah kurang tepat jika merespons dinamikanya secara personal, melainkan tetap dalam format kolektif, Timsel Bawaslu Sulawesi Tengah.
Disamping bertujuan agar terjadi keseimbangan informasi di publik, Timsel Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah perlu memberi informasi pada publik tentang bagimana proses terbitnya keputusannya. Hasil kerja timsel dilakukan melalui penalaran dan argumentasi yang objektif, tunduk pada kaidah kaidah standar akademik.
Dengan kata lain ingin dikatakan bahwa ikhtiar klarifikasi ini demi menjaga akuntabilitas dan kredibilitas seluruh anggota Timsel Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah.
Poin pertama yang ingin disampaikan oleh timsel pada publik adalah, bahwa penetapan 4 nama yang dinyatakan lulus tes wawancara dan kesehatan diputuskan dalam skema aklamasi, tanpa voting.
Poin kedua, bahwa timsel bekerja berdasar atas panduan seleksi yang diterbitkan berupa Keputusan Bawaslu RI Nomor : 133/KP.01.00/K1/04/2023 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Anggota Bawaslu Provinsi di 29 Provinsi Masa Jabatan Tahun 2023-2028, serta Keputusan Kepala Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 133/KP.01.00/K1/04/2023, dan tidak pernah bertentangan dengannya.
Poin ketiga, pedoman itu merupakan pegangan yang tidak saja mengikat terhadap timsel tetapi juga Bawaslu RI. Di dalamnya berisi norma, standar, operasional serta prosedur.
Poin keempat, standar norma, berisi landasan etik, prinsip, kewajiban, hak serta larangan. Kemudian, standar operasional prosedurnya dibangun dalam satu kerangka time line kegiatan, diperkuat melalui instrumen hukum yang menyertainya, berupa syarat sahnya tiap tahapan seleksi (syarat quorum, berita acara, absensi, review oleh Bawaslu RI terhadap beberapa tahapan seleksi).
Poin kelima, menjelaskan dan mendudukan eksistensi keputusan Bawaslu RI Nomor 28/KP.01.00/K1/07/2023, adalah sangat tidak memadai jika hanya dengan melihat diktum putusannya semata yang berisi pembatalan, tanpa melihat uraian kronologis relevan yang menggambarkan tentang situasi kebatinan yang menyertai timsel untuk tiba pada putusannya.







