Minggu, 25 Januari 2026
Home, News  

Tingkatkan Kompetensi Kimia Siswa MAN IC Palu, Tim Dosen Kimia Untad Perkenalkan Software Avogadro

Tingkatkan Kompetensi Kimia  Siswa MAN IC Palu, Tim Dosen Kimia Untad Perkenalkan Software Avogadro
Tim dosen dari Prodi S1 Kimia FMIPA Untad, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MAN IC Kota Palu. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Tim dosen dari Program Studi S1 Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tadulako (Untad), telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Madrasah Aliyah Insan Cendekia (MAN IC) Kota Palu.

Kegiatan yang berlangsung pada 15 September 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi siswa kelas XI dalam pembelajaran kimia melalui pemanfaatan software Avogadro.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi siswa dalam memahami konsep-konsep kimia yang bersifat abstrak, seperti struktur molekul, geometri, dan ikatan kimia. Selama ini, pembelajaran masih mengandalkan metode konvensional yang kurang interaktif, sehingga siswa seringkali kesulitan membayangkan bentuk molekul secara nyata.

Melalui pelatihan dan pendampingan langsung, tim pengabdian yang diketuai oleh Firmansyah, S.Si., M.Sc., memperkenalkan software Avogadro sebagai media pembelajaran berbasis komputer. Software ini memungkinkan siswa untuk memvisualisasikan molekul dalam bentuk 3 dimensi, sehingga materi kimia menjadi lebih mudah dipahami dan menarik.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 siswa MAN IC Kota Palu dengan antusiasme tinggi. Para peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung menggunakan software tersebut. Mereka berharap agar penggunaan Avogadro dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pembelajaran kimia sehari-hari.

Kegiatan pengabdian ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, sekaligus mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Diharapkan, kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas, sehingga semakin banyak siswa yang terbantu dalam memahami ilmu pengetahuan dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan. (red/teraskabar)