Senin, 12 Januari 2026

Tinjau Sungai Lembe Tolitoli, Gubernur Sulteng: Harus Atasi Akar Masalahnya

Tinjau Sungai Lembe Tolitoli, Gubernur Sulteng: Harus Atasi Akar Masalahnya
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyempatkan diri meninjau kawasan Sungai Lembe, di Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Jumat (3/10/2025), usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bersama Pemerintah Kabupaten Tolitoli. Foto: Biro Adpim

Tolitoli, Teraskabar.id – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyempatkan diri meninjau kawasan Sungai Lembe, di Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Jumat (3/10/2025), usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bersama Pemerintah Kabupaten Tolitoli. Kunjungan lapangan Gubernur Anwar Hafid ke sungai yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik langganan banjir di Tolitoli, bersama Bupati Amran H. Yahya dan jajaran pimpinan OPD tingkat provinsi dan kabupaten.

Sungai Lembe sempat meluap dan merendam permukiman warga, termasuk di Desa Pangi dan Kelurahan Baru, saat hujan dengan debit tinggi mengguyur wilayah tersebut — jalan raya dan rumah penduduk tergenang akibat sungai tidak mampu menampung volume air yang meningkat.  Di kejadian banjir sebelumnya, luapan Sungai Lembe juga pernah merendam sekitar 400 rumah warga. 

Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa normalisasi Sungai Lembe menjadi salah satu prioritas yang harus segera dikerjakan. Ia mendorong Pemkab Tolitoli bersama instansi teknis provinsi untuk segera menyusun perencanaan rinci normalisasi, agar kapasitas aliran sungai bisa optimal menahan debit tinggi. “Kita harus atasi akar masalahnya, jangan hanya menangani akibatnya,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Dalam kunjungan itu, Gubernur Anwar Hafid juga menyampaikan bahwa normalisasi sungai bukan hanya isu teknis semata, tetapi berkaitan erat dengan keselamatan warga dan keberlanjutan pembangunan di zona rawan banjir. Ia berharap prosesnya bisa berjalan cepat, berkelanjutan, dan tidak tersendat karena birokrasi.

Kehadiran Gubernur Sulteng dan rombongan dalam peninjauan Sungai Lembe di Tolitoli menegaskan bahwa isu banjir menjadi bagian dari agenda penting Rakerda. Normalisasi sungai, menurut Gubernur Anwar Hafid, harus disinergikan dengan program pembangunan lainnya agar manfaatnya terasa langsung bagi masyarakat. (red/teraskabar)