Minggu, 25 Januari 2026

Upacara HUT ke-26 Morowali: Pemprov Sulteng–Pemkab Morowali Sepakati Pemberian Insentif Guru SMA/SMK/SLB

upacara hut ke 26 morowali pemprov sulteng pemkab morowali sepakati pemberian insentif guru sma smk slb
Pemprov Sulteng dan Pemkab Morowali sepakati pemberian insentif guru SMA/SMK/SLB dalam momentum Upacara HUT Ke-26 Morowali, Jumat (5/12/2025). Foto: IKP

Morowali, Teraskabar.id– Upacara HUT Ke-26 Morowali berlangsung khidmat di Alun-alun Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Morowali, Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, Jumat (5/12/2025). Pada momen ini, Pemprov Sulteng dan Pemkab Morowali sepakat meningkatkan kolaborasi, termasuk pemberian insentif bagi guru SMA/SMK/SLB. Keberlangsungan Upacara HUT Ke-26 Morowali menjadi momentum strategis yang menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan. Sinergi ini dipertegas melalui penandatanganan kerja sama sebagai rangkaian resmi Upacara HUT Ke-26 Morowali.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Ia memimpin langsung upacara yang mengusung tema “Morowali Tangguh, Morowali Juara”. Upacara diawali pembacaan sejarah Morowali, prosesi pengibaran Bendera Merah Putih, serta menyanyikan Mars Morowali sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang daerah tersebut.

Dalam amanatnya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir secara langsung dan memimpin peringatan hari bersejarah bagi Morowali. Ia menyebut Morowali sebagai miniatur Indonesia karena keberagaman suku dan agama yang hidup harmonis. Ia menegaskan bahwa semangat Tepe Asa Moroso menjadi kekuatan pemersatu yang menjaga kedamaian daerah.

Gubernur juga mengingatkan pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan. Ia menekankan bahwa setiap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan harus segera ditindak demi menjaga keberlanjutan daerah.

“Morowali menjadi andalan di Sulawesi Tengah. Hampir 60 persen PAD Sulteng bersumber dari Morowali. Karena itu kita harus menjaga daerah ini dengan penuh tanggung jawab,” tegas Anwar Hafid.

Upacara tahun ini semakin semarak dengan penampilan Tarian Kolosal Samaturu. Selain itu, diserahkan pula sertifikat dari Kementerian Kebudayaan RI yang menetapkan Ndengu-ndengu dan Tarian Luminda sebagai warisan budaya takbenda.

  Kasus ITE Jurnalis Hendly Mangkali Tetap Lanjut, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Polda Sulteng

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemprov Sulteng dan Pemkab Morowali. Kerja sama tersebut menegaskan komitmen kedua pihak dalam memberikan insentif kepada guru ASN maupun non-ASN SMA/SMK/SLB dan pemberian seragam sekolah bagi siswa.

Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, bersama Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. Keduanya disaksikan Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, serta Kepala Dinas Pendidikan Morowali.

Berbagai tokoh penting hadir dalam Upacara HUT Ke-26 Morowali tahun 2025, mulai dari Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen (P) Dr. Akhmad Wiyagus, Forkopimda Sulteng, Forkopimda Morowali, para Bupati dan Wali Kota se-Sulteng dan Sulawesi Tenggara, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh tamu undangan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, peringatan hari jadi ke-26 Morowali tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen pembangunan, khususnya sektor pendidikan dan pelestarian budaya, sebagai fondasi menuju Morowali yang semakin tangguh dan juara. (Ghaff/Teraskabar/IKP).