Selasa, 13 Januari 2026

Usai Bertemu OSO di Jakarta, Ahmad Ali Mendaftar di Hanura Sulteng

Usai Bertemu OSO di Jakarta, Ahmad Ali Mendaftar di Hanura Sulteng
Waketum Nasdem Ahmad Ali bertemu dengan Ketum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Oddang (OSO) di Jakarta. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Bakal calon gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Ahmad Hi Ali mengambil formulir  pendaftaran bakal calon gubernur ke DPD Partai Hanura Sulteng, Selasa (14/5/2024). Pengambilan formulir  tersebut diwakilkan kepada Sekretaris Umum DPW Partai Nasdem Sulteng, Aristan.

Saat pengambilan formulir  Bacalon gubernur, Aristan didampingi sejumlah pengurus teras DPW Partai Nasdem, di antaranya Ketua Bidang OKK, Moh. Masykur, dan diterima Sekretaris DPD Partai Hanura Sulteng Ismail Junus.

Baca jugaTiga Partai Membangun Kolaborasi dari Daerah untuk 2024

Usai pengambilan formulir, Aristan menjelaskan, bahwa Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad Hi. Ali baru saja bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang di Jakarta.

Usai bertemu dengan OSO panggilan akrab ketua umum DPP Partai Hanura, Waketum DPP Nasdem Ahmad  Hi. Ali menginstruksikan kepada jajaran pengurus DPW Partai Nasdem untuk segera mengikuti mekanisme penjaringan bakal calon gubernur dengan mengambil formulir pendaftaran di kantor DPD Partai Hanura Sulteng.

Baca juga: Empat Bacaleg Hanura Sulteng Diganti dalam Dokumen Perbaikan

“Pak Waketum (Ahmad Hi Ali) meminta pengurus DPW untuk mengambil formulir pendaftaran di Hanura Sulteng, makanya hari ini kami dengan beberapa jajaran petinggi Nasdem Sulteng datang ke Hanura untuk ambil formulir menindaklanjuti pertemuan tersebut,” kata Aristan ditemui di kantor Nasdem Sulteng.

Ditanya mengenai hasil pertemuan tersebut, Aristan secara diplomatis menjawab, bahwa instruksi Waketum Ahmad Hi. Ali kepada jajaran pengurus DPW mewakili dirinya yang sedang berada di Jakarta, tentu telah terbangun komunikasi politik positif menuju Pilkada serentak 2024.

“Itu pembacaan politik saya karena tentu kami diperintahkan mengambil formulir karena telah terbangun komunikasi politik,” ujarnya. (teraskabar)