Palu, Teraskabar.id– Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia(PGRI) Provinsi Sulawesi Tengah menginisiasi kegiatan lokakarya atau workshop Pengembangan Kompetensi Guru, Sabtu (1/2/2025).
Kegiatan yang berlangsung sehari penuh di Gedung Guru Indonesia (GGI) PGRI Provinsi Sulawesi Tengah jalan Soekarno Hatta, Kota Palu itu melibatkan 50 peserta. Mereka berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Donggala, ditambah perwakilan YPLP PGRI Sulteng.
Ketua PGRI Sulteng Syam Zaini, S.Pd, M.Si., kepada sejumlah awak media, menyampaikan, sejumlah materi disampaikan pada kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini. Materi tersebut di antaranya, Penguatan Ke-PGRI-an/Organisasian; Pengembangan Karakter untuk peserta didik; Akreditasi sekolah; Pengembangan Teknik-Teknik Guru dengan pendekatan Deplenning sesuai misi dari Mendikbud, serta Teknik Pembelajaran Pedagogi.
“Dari sajian materi ini kami menginginkan, bahwa teman-teman dari empat kabupaten kota plus YPLP tadi, bisa menyampaikan kembali kepada rekan-rekan di wilayahnya atau di masing-masing satuan pendidikan tentang Program PGRI Pengembangan Kompetensi Guru,” kata Syam Zaini.
Kegiatan ini juga bertujuan agar setiap peserta memiliki wawasan tentang Ke-PGRI-an. Termasuk pola pendekatan terhadap kurikulum yang baru ini, serta akreditasi yang diraih suatu sekolah. Sehingga, ketika masyarakat ingin menyekolahkan anaknya di sekolah yang dituju, bisa mengetahui akreditasi sekolah dimaksud karena bisa diakses langsung di BAN.
“Seperti apa akreditasi sekolah sehingga teman-teman ketika pulang ke masing-masing daerahnya, bahwa yang namanya akreditasi itu bukan momok tetapi justru menjadikan sesuatu market atau jualan-nya dia,” ujar Syam Zaini.
Syam Zaini pada kesempatan tersebut juga menyampaikan jika pengurus PGRI Sulteng saat ini tengah mempersiapkan dan menyambut pelaksanaan Konferensi Kerja Nasional PB PGRI. Kegiatan ini akan digelar di Hotel Millenium, Jakarta, pada tanggal 11-13 Februari 2025 yang dihadiri oleh 34 Provinsi Se-Indonesia termasuk juga kabupaten dan kota.
“Khusus untuk PGRI Provinsi Sulawesi Tengah, Insya Allah kami akan memberangkatkan sekitar 25 orang. Terdiri dari Pengurus PGRI Sulteng, beserta 13 Pengurus PGRI kabupaten kota maupun kecamatan,” ujarnya. (tam/red/teraskabar)







