Selasa, 1 September 2026

Yayasan KPB Pelaku Usaha MBG di Tolitoli Tutup Cabang di Galang

Yayasan KPB Pelaku Usaha MBG di Tolitoli Tutup Cabang di Galang
Pemilik Yayasan Karina Peduli Bangsa yang menaungi dapur MBG di kecamatan Galang menemui kepala desa Sandana, Alfian Jalal. Foto: Ramlan

Tolitoli, Teraskabar.id – Yayasan Karina Peduli Bangsa (KPB) pelaku usaha Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, melakukan penutupan cabang usahanya di Kecamatan Galang, Tolitoli.

Penutupan cabang usaha MBG milik Yayasan KPB itu menyusul insiden lima orang murid di SD di Desa Sandana diduga mengalami keracunan setelah memakan roti burger. Dari lima orang murid yang memakan roti burger tersebut, satu orang di antaranya mengalami gatal – gatal, sementara empat orang anak lainnya disembuhkan dengan diberi minum air kelapa.

“Empat orang anak yang lain tinggal kase minum air kelapa, sama orang tuanya,” kata Kepala SD Sandana, Mariasni kepada wartawan, belum lama ini.

Sebanyak kurang lebih 220 murid di SD Sandana, menurut Kepsek, dilarang memakan roti burger yang diduga tidak layak konsumsi karena telah berjamur.

” Waktu itu sebagian besar anak – anak saya larang makan roti burger karena berjamur,” cerita Kepsek SD Sandana.

Terkait dugaan keracunan murid SD di Sandana akibat mengkonsumsi roti burger, seorang aktivis di Tolitoli sempat dihubungi pihak yayasan agar tidak membesar – besarkan peristiwa dugaan keracunan yang menimpa sejumlah murid SD tersebut.

Informasi diperoleh, beberapa hari kemudian setelah mencuatnya dugaan keracunan makanan yang menimpa murid di SD itu, pihak yayasan yang didampingi Camat Galang, Kapolsek dan Koramil menyambangi orang tua murid di Sandana.

” Mereka memberi bantuan untuk murid yang diduga keracunan akibat makan roti burger itu, mereka juga menjumpai Kades Sandana untuk menyampaikan MBG di Galang ditutup sementara,” kata sumber. (ram/teraskabar)

  Jelang FDL 2026, Jaringan Telekomunikasi di Kecamatan Lindu Diperkuat