Minggu, 25 Januari 2026
Home, News  

YLBH APIK dan YGSI Gandeng Forum Anak Nosarara Sosialisasikan Perlindungan Anak Berkelanjutan

YLBH APIK dan YGSI Gandeng Forum Anak Nosarara Sosialisasikan Perlindungan Anak Berkelanjutan

Palu, Teraskabar.id– Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan

Sulawesi Tengah (YLBH APIK Sulteng) dan Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) mensosialisasikan Perlindungan Anak Berkelanjutan di Kota Palu, yang dikemas dalam bentuk kampanye bersama dengan tema “Suara Orang Muda untuk Keadilan dan Keberlanjutan”.

Kegiatan yang digelar, Sabtu (16/7/2025), di Sunju Garden, Desa Sunju, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi ini sebagai upaya berkesinambungan mendorong keterlibatan anak muda dan masyarakat dalam kampanye dan advokasi kasus kekerasan berbasis gender dan seksual (KBGS), serta kekerasan berbasis gender online (KBGO) di kota Palu.

Tiga pemateri pada kegiatan untuk memperingati Hari Anak Internasional Tahun 2025 ini yaitu,  Kepala Dinas PPPA Kota Palu Yudhi Riyani Firman, S.Sos., M.Si.,  Rasya Kahirullah selaku Fasilitator Forum Anak Nosarara Palu, serta Yulia selaku perwakilan FORMI Sulteng. Sedangkan moderator adalah Maspa Labenu dari KPI.

Pada kesempatan tersebut, Kadis PPPA Kota Palu memaparkan materi “Peran Orang Muda dalam Advokasi dan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak”. Ia menegaskan , pihak Dinas PPPA Kota Palu akan secara aktif mengedukasi anak mengenai perlindungan kekerasan di rumah tangga yang masih kerap kali terjadi di Kota Palu.

“Tapi bukan hanya anak saja yang kami edukasi, keluarga seperti ibu dan kepala rumah tangga juga akan kami ajak untuk diedukasi,” kata Kadis PPPA Kota Palu itu.

Khusus untuk edukasi mengenai perlindungan kekerasan dengan sasaran sosialisasi kalangan anak-anak di wilayah Kota Palu, Dinas PPPA menggandeng Forum Anak. Materi yang diberikan di antaranya, mengenai bentuk dan kategori kekerasan serta bagaimana cara untuk melindungi diri ketika mendapatkan kasus serupa. Karena anak akan lebih mendengar jika yang mengedukasi adalah anak seumuran atau yang lebih muda, sehingga dapat lebih muda untuk dijangkau.

  Luki Garansi Kesejahteraan Buruh, Petani dan Nelayan di Touna ada di Paslon No 2 Ilham-Surya

Fasilitator Forum Anak Nosarara, Rasya Khairullah menambahkan, selaku fasilitator, ia berkomitmen akan  selalu melakukan yang terbaik untuk dapat menjangkau anak dan mengedukasi mereka. Karena setiap anak mempunyai hak, salah satunya adalah untuk dilindungi.

“Sehingga harapan kami nantinya akan semakin banyak anak yang dapat kami jangkau,” ujar Rasya.

Rasya mengungkapkan, sebagai fasilitator mereka mempunyai trik dan cara tersendiri untuk dapat didengar oleh anak, sehingga dapat lebih muda untuk berkomunikasi. “Harapannya setiap anak dapat lebih leluasa untuk berbicara dan menyampaikan keresahan yang dialaminya,” imbuhnya.

Yulia selaku perwakilan FORMI Sulteng pada kesempatan tersebut memaparkan materi mengenai peran orang muda dalam mengadvokasi dan mencegah kekerasan terhadap anak.

“Untuk merubah orang akan sangat mustahil untuk dilakukan, bahkan untuk orang yang kita cintai akan sulit dilakukan. Kita hanya bisa menerima dan membangun kesadaran,” ujarnya. (fitra/teraskabar)