Buol, Teraskabar.id – Yunus (44) warga Desa Kulango, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) ditemukan selamat pada Ahad (5/5/2024) pukul 14.50 Wita. Korban ditemukan di jalan raya perbatasan antara Kabupaten Buol dan Kabupaten Tolitoli.
“Saat sementara melakukan pencarian, kami mendapatkan informasi dari pihak keluarga jika korban sudah ditemukan oleh salah satu warga yang melintas di jalan raya perbatasan antara Kabupaten Buol dan Kabupaten Toli-toli. Korban selanjutnya dievakuasi ke Desa Kulango dan diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Muhaimin selaku koordinator lapangan.
Baca juga: Alami Gangguan Jiwa, Tim SAR Susuri Hutan Desa Kulango Buol Mencari Yunus
Dengan ditemukannya korban, tim SAR gabungan yang teridiri dari Rescue Unit Siaga SAR Toli-toli, Polsek Biau, Babinsa, BPBD Buol, Komunitas relawan, pemerintah desa dan masyarakat setempat melakukan briefing untuk penutupan operasi SAR.
Sebelumnya, Yunus warga Kulango dilaporkan hilang di hutan Desa Kulango, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol pada Jumat (3/5/2024). Pelapor mengatakan korban lari mengarah ke dalam hutan. Upaya pencarian pun dilakukan oleh pihak keluarga dan aparat desa setempat dengan hasil nihil dan meminta bantuan SAR.
Sebelumnya,
Yunus (44 ) warga Desa Kulango, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) dilaporkan hilang di hutan Desa Kulango, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Jumat (3/5/2024).
Pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut pada Jumat (3/5/2024) di Unit Siaga SAR Tolitoli dengan kronologis pada Selasa (30/4/2024) pukul 16.10 Wita, korban lari mengarah ke dalam hutan.
Merespon laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu memberangkatkan 6 orang personel Unit Siaga SAR Toli-Toli menuju hutan Desa Kulango, dengan waktu tempuh 5 jam perjalanan darat dari Unit Siaga SAR Toli-Toli ke Desa Kulango, Kabupaten Buol.
“Tim rescue saat ini sudah berada di Desa Kulango. Pencarian akan dilakukan mengikuti renop (rencana operasi) yang telah ditentukan dengan melibatkan warga setempat dan potensi SAR,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johannes melalui keterangan tertulis yang diterima media ini. (teraskabar)






