Parigi Moutong, Teraskabar.id – Gempa tektonik berkekuatan magnitudo (M) 6,7 mengguncang 5 daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng), termasuk di antaranya Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).
Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat (-1.039237, 120.231180) dengan kedalaman 10 km. Guncangan kuat ini dilaporkan turut dirasakan oleh masyarakat di wilayah tetangga, seperti Kota Palu dan Kabupaten Sigi, Poso, dan Tojo Unauna. Hingga rilis ini dikeluarkan, BMKG mencatat telah terjadi kurang lebih 41 kali gempa susulan (aftershock).
Pemkab Parimo melalui Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) bergerak cepat pascagempa. Saat ini TRC BPBD tengah berada di lapangan untuk melakukan asesmen dampak kerusakan.
Data sementara yang berhasil dihimpun TRC BPBD Parimo, sebanyak 15 unit rumah warga mengalami kerusakan di beberapa titik, rinciannya;
●. Kecamatan Torue:
○. Desa Torue: 1 unit rumah di Dusun I, 5 unit di Dusun II, 2 unit rumah di Dusun III dan 1 unit di Dusun V.
○. Desa Tolai: 1 unit rumah di Dusun V,
●. Kecamatan Parigi Selatan:
○. Desa Boyantongo: 1 unit rumah di Dusun III, 2 unit rumah di Dusun IV dan 1 unit rumah di Dusun VI.
●.Kecamatan Sausu:
○. Desa Sausu Trans: 1 unit rumah di Dusun VI.
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih meluas, Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S. Kom., melalui surat imbauan Nomor: 000.1/ 395/ SEK, mengeluarkan 8 poin imbauan penting yang harus diperhatikan oleh masyarakat.
1. Jangan Panik: Tetap siaga dan waspada terhadap gejala alam serta peluang terjadinya gempa susulan.
2. Periksa Bangunan: Pastikan memeriksa kondisi kelayakan bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.
3. Jauhi Area Retak: Hindari bangunan yang sudah retak karena berpotensi runtuh dan membahayakan keselamatan.
4. Sterilkan Jalur Evakuasi: Pastikan tidak ada penghalang di jalur evakuasi jika sewaktu-waktu diperlukan penyelamatan diri secara cepat.
5. Utamakan Berada di Luar Ruangan: Jika memungkinkan, hindari berada di dalam rumah/bangunan saat terjadi gempa susulan.
6. Saring Informasi: Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi (hoaks) yang tidak jelas sumber kebenarannya.
7. Pantau Sumber Resmi: Selalu ikuti perkembangan informasi resmi hanya dari BMKG, BNPB, Pemerintah Daerah, dan BPBD.
8. Segera Melapor: Jika terdapat kerusakan bangunan atau korban jiwa, masyarakat diminta segera melapor ke BPBD Kabupaten Parigi Moutong.
“Kami mengimbau dan meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan,” ujar H. Erwin Burase dalam pernyataan resminya.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan laporan terkait dampak gempa atau membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi, WhatsApp Call Center BPBD Parigi Moutong: 08114180117 atau Media Sosial Resmi: Akun resmi BPBD Kabupaten Parigi Moutong.
Pemerintah daerah berharap kerja sama dari seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga, berbagi informasi yang valid, dan mengutamakan keselamatan bersama dalam menghadapi situasi pasca-gempa ini. (red)






