Minggu, 6 September 2026

500 Paket Sembako Disalurkan ke Tiga Kabupaten, Respon Kapolda Sulteng pada Kenaikan BBM

Palu, Teraskabar.id– 500 paket bantuan sembako dibagikan kepada para komunitas ojek online, pedagang kaki lima, buruh, dan kelompok masyarakat lainnya yang ada di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Poso, Sabtu (10/9/2022).

Paket sembako yang terdiri dari beras premium 2,5 ton, gula pasir 500 Kg, minyak goreng 500 liter, teh celup 500 dos
dan kopi 500 bungkus tersebut dibagikan ke elemen masyarakat terdampak, sebagai respon Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Polisi Rudy Sufahriadi terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi ketetapan pemerintah.

Baca jugaPemkab Buol Ditawari Jadi Suplayer Daging Sapi ke PT IMIP, Bagaimana Respon Bupati Amirudin?

Perwakilan masyarakat yang menerima bantuan sosial mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bapak Kapolda Sulteng, membantu kehidupan sehari-hari yang terdampak kenaikan harga BBM.

Dalam kesempatan tersebut Polda Sulteng kembali mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga serta memelihara Kamtibmas agar Sulawesi Tengah tetap aman dan kondusif.

Baca jugaBupati Buol Sarankan SMK 1 Tiloan Jadi Sekolah Spesialisasi Peternakan, Ini Respon Wagub Sulteng

Tak lupa juga disampaikan agar kiranya masyarakat Sulteng dapat menyikapi dengan bijak, kenaikan harga BBM yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Selain itu Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi berkomitmen untuk mengamankan dan mengawal penyaluran bantalan sosial, sehingga distribusinya tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat terdampak.

Baca jugaDua Direktur di Polda Sulteng Peroleh Kenaikan Pangkat

Sebagaimana diketahui bersama bahwa pemerintah pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB telah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi, di mana Pertalite dari Rp7.650 menjadi Rp10.000 per liter. Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 dan Solar dari Rp5.100 naik menjadi Rp 6.500 per liter. (teraskabar)

  Penanganan Perkara Korupsi, Kejari Tolitoli Berhasil Selamatkan Uang Negara Lebih Satu Miliar Rupiah