Minggu, 25 Januari 2026
Umum  

Jurnalis Perempuan Kompas TV Korban Begal Payudara di Hutan Kota Palu

Jurnalis Perempuan Kompas TV Korban Begal Payudara di Hutan Kota Palu
Muhamad Iqbal. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Tindakan pelecehan seksual dalam bentuk begal payudara terhadap seorang  jurnalis perempuan Kompas Televisi Palu di Hutan Kota Palu, Sulawesi Tengah,  pada Selasa (13/6/2023) mendapat perhatian dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah.

AMSI Sulteng menganggap Hutan Kota Palu telah menjadi lingkungan yang tidak aman bagi perempuan dan perlu ada tindakan khusus dari aparat keamanan di area-area yang menjadi fasilitas umum.

Baca jugaPolda Sulawesi Tengah Musnahkan 29 Kg Sabu Asal Malaysia

“Kejadian yang menimpa jurnalis Kompas Televisi Palu mencerminkan bahwa Kota Palu mulai tidak aman bagi perempuan, ini terjadi pada siang hari dan dicoba di tempat terbuka,” kata Pimpinan AMSI Sulteng, Muhammad Iqbal, pada Rabu (13/6/2023).

Bagi Iqbal, aparat keamanan harus segera turun tangan untuk memberikan rasa aman kepada warga, terutama di area fasilitas umum.

Ia juga mendesak Pemerintah Kota Palu tidak hanya mempersiapkan fasilitas umum, tetapi juga harus disertai dengan penempatan aparat keamanan, baik Satpol PP maupun polisi.

Baca jugaPelaku Begal di Palu yang Viral di Medsos Diciduk di Rumahnya

“Mungkin tidak hanya rekan kami, jurnalis Kompas Televisi, banyak warga, terutama perempuan, yang telah menjadi korban pelecehan namun tidak terungkap. Oleh karena itu, penempatan aparat keamanan di fasilitas umum, terutama di area pariwisata, sangat penting untuk menjamin rasa aman,” tutup Iqbal.

Seorang jurnalis yang hendak meliput supervisi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Polda Sulawesi Tengah menjadi korban perampokan payudara di halaman Hutan Kota Palu pada Selasa sore (13/6/2023).

Baca jugaBuat Konten Tiktok di Tempat Sunyi, Lima Remaja Putri di Palu Jadi Korban Begal

  Pemkot Palu - BPJN XV Sulteng Menata Jalan Moh. Yamin,  Menuju Wajah Terdepan Kota Palu

Bagi korban yang menggunakan nama samaran N, kejadian ini terjadi sore hari ketika dia sedang mengendarai sepeda motor melewati Hutan Kota Palu menuju Mapolda Sulteng.

Saat itu, dia hendak menghadiri undangan peliputan supervisi Kompolnas di Mapolda Sulteng. (teraskabar)