Oleh Azman Asgar
Sebentar lagi kejutan datang dari Ganjar Pranowo, partai pengusung baru saja bertemu, temanya konsolidasi partai pengusung Ganjar Pranowo. Tentu bukan hanya bahas strategi dan taktik untuk menang, tapi juga bicara soal bakal calon yang tepat dampingi Ganjar Pranowo.
Ada yang lebih menarik perhatianku dari pertemuan jajaran pimpinan Partai pengusung itu, ada sosok Ronny Tanusaputra di jejeran para ketum Partai yang sedang khusyuk bermusyawarah.
Baca juga: Program Sulteng Emas 2024, Sulteng “Naturalisasi” Dua Atlet Renang Nasional
Ronny Tanusaputra, namanya cukup menterang di Sulawesi Tengah, selain pengusaha, namanya juga masuk sebagai Tenaga Ahli Gubernur Sulteng bidang Ekonomi dan Investasi. Terakhir bertemu di Jakarta Selatan, kediaman beliau. Saat itu, ia mengajak saya bergabung di Partai Perindo, satu kehormatan tersendiri bagi saya dijamu langsung oleh ‘pejabat teras’ DPP Partai Parindo.
Tapi, saat itu kami belum berjodoh. Saya menjelaskan posisi saya sebagai kader PRIMA dan sedang berjuang untuk ikut menjadi partai peserta pemilu, meskipun belakangan KPU belum meloloskan kami dengan alibi yang masih absurd. Ia menerima dengan baik alasan saya untuk belum bergabung, di selanya kami diskusi serius soal kesejahteraan, sistem kapitalisme global dan sosialisme yang juga terus mengalami pengembangan.
Baca juga: Peluncuran Logo Festival Danau Poso 2022, Gubernur Sulteng : Dilaksanakan dengan Wajah Baru
Karier politik Ronny Tanusaputra ini terbilang melejit, itu terhitung ketika namanya menjadi pergunjingan dijajaran elit Sulawesi Tengah. Tapi, Politisi satu ini ‘tahan banting’, ia tahu betul konsekuensi dari setiap pilihan yang ia ambil.
Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin menerpa. Adagium ini relate dengan takdir politik seorang Ronny Tanusaputra. Kini namanya tidak lagi diingat sebagai TA (Tenaga Ahli) saja, tapi menjelma menjadi orang penting di Partai Perindo, kepercayaan Harry Tanoesoedibjo, lompatan yang sangat jauh dan cepat dari deretan nama-nama lain di Sulawesi Tengah.
Lahir Dari Tempaan Hebat

Tidak salah jika ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo memberikan posisi strategis bagi Ronny Tanusaputra. Ia benar-benar lahir menjadi politisi dengan tempaan yang hebat, bukan kategori penuh karbitan, bukan pula politisi yang prematur.
Ronny tidak tumbuh dari tumpukan keringat orang lain, tidak meninggi dengan menginjak kepala orang lain, ia benar-benar terbentuk dari benturan-benturan hebat.
Baca juga: Figur Messi Diklaim Bisa Membuat Argentina Berakhir Bahagia di Piala Dunia 2022
Wajar jika wajahnya ada di deretan pimpinan dan elit-elit Partai yang sedang berkumpul itu, Ronny Tanusaputra benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai Politisi Nasional dari Sulawesi Tengah.
“Tidak mudah takluk”, itu kalimat yang tepat dari saya untuknya, itu juga asbab yang mengantarkannya bisa sampai di posisi sekarang. Saya jadi ingat pesan Napoleon Bonaparte, Whoever is afraid of being conquered will surely lose. Ronny, menolak untuk takluk.
Menjadi Politisi Nasional
Tidak banyak yang menyangka bahwa Ronny Tanusaputra naik level menjadi Ketua II Bappilu DPP (satu badan pemenangan partai yang dipimpin langsung oleh ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo) di tengah cobaan yang sedang ia hadapi, ia mampu melewati semua badai dengan penuh kehormatan dan kepala yang tegak.
Namanya melampaui prestasi elit-elit lain di Sulteng yang lebih dulu berkecimpung dalam dunia politik, padahal Ronny Tanusaputra belum genap setahun menjadi bagian dari Partai Perindo.
Baca juga: Politisi Dominasi Presidium KAHMI Hasil Munas XI 2022 di Palu
Kerja keras dan kegigihan yang membuat takdir politiknya begitu moncer. Integritas dan soliditasnya menjadi kata kunci dari sikap seorang Ronny Tanusaputra. Tidak heran jika Partai Perindo Sulawesi Tengah mulai banyak dilirik para aktivis sebagai proyek kolektif baru yang sempat gagal diaktualisasikan di partai sebelumnya.
Tenaga Ahli Gubernur itu kini menjadi kunci kemenangan wilayah Sulawesi. Selain sebagai Ketua II Bappilu DPP Partai Perindo, ia juga didapuk sebagai Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi di DPP, Korwil di Sulawesi, di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Ia juga di percaya sebagai Plt Ketua DPW, sudah terbayang bagaimana Ketum Perindo percaya pada kapasitas dan kualitasnya, tentu itu membuat kita semua bangga sebagai masyarakat Sulawesi Tengah.
Takdir Politik Yang Baik
Dalam konferensi pers beberapa sekjend Partai Pengusung Ganjar Pranowo, berulang kali wajah Ronny Tanusaputra tampil di media, TV dan media-media on line lainnya. Itu artinya, Ronny Tanusaputra mulai terlibat langsung dalam menentukan hal-hal strategis di Republik ini.
Jika takdir politik memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia 2024, maka Ronny Tanusaputra akan ikut tercatat dalam sejarah sebagai tokoh Sulawesi Tengah yang menjadi juru kemenangan Ganjar Pranowo sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia.
Baca juga: Pokja Sulteng Emas: Bonus Besar Peraih Medali Emas di PON 2024, Nilainya Fantastis
Ke depan, tahap demi tahap akan ia lalui dengan sempurna. Bukan tidak mungkin takdir politiknya akan mengantar sosok Ronny Tanusaputra menjadi menteri kabinet di pemerintahan berikutnya, nothing is impossible?, syarat-syaratnya sudah terbangun dengan baik dan konsisten.
Jika Ganjar Pranowo sukses menjadi Presiden 2024, besar kemungkinan jabatan menteri akan diisi oleh putra Sulawesi Tengah, Ronny Tanusaputra layak dengan jabatan itu. Sekali lagi, Ronny menunjukkan kelasnya sebagai politisi Lembah Palu di kancah Nasional.
Jalan kebaikan sedang mengantar ke sana, 2024 merupakan momentum terbaik bagi para politisi Sulawesi Tengah untuk unjuk gigi di Nasional, takdir politik Ronny Tanusaputra on going menuju prestasi yang gemilang, prestasi yang belum dimiliki oleh tokoh lainnya di Sulawesi Tengah dan itu setara dengan tempaan yang pernah ia hadapi. ***
***Penulis adalah: Jubir Milennial Partai Perindo Sulawesi Tengah.






