Minggu, 25 Januari 2026
Daerah  

Kontrak Pengerjaan Kapal Ambulance di Dinkes Tolitoli Berakhir Oktober 2023

Kontrak Pengerjaan Kapal Ambulance di Dinkes Tolitoli Berakhir Oktober 2023
Kapal Ambulance pengadaan Dinkes Tolitoli 2023. Foto: Ramlan

Tolitoli, Teraskabar – Pengerjaan kapal ambulance untuk perairan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dikerjakan PT. Maju Bangkit senilai Rp1 Miliar, kontrak kerjanya akan berakhir pada bulan Oktober 2023 ini.

Sementara Alat Kesehatan (Alkes) senilai Rp3 Miliar lebih yang dikerjakan melalui aplikasi belanja online (e-katalog), kontraknya berakhir November tahun 2023.
” Untuk kapal ambulance kontraknya sampai Oktober, Alkes November,” kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Tolitoli, Fatmawati M. Yusuf Luar, beberapa waktu lalu.

Baca jugaTersangka Dugaan Korupsi Alkes di Tolitoli Bakal Bertambah

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang menangani sejumlah pengadaan barang dan jasa di Dinkes Tolitoli itu menjelaskan, dalam pengerjaan pengadaan barang baik belanja kapal maupun Alkes yang pagunya kurang lebih mencapai Rp4 Miliar ditanganinya tidak lagi menggunakan pola kontraktual, melainkan sistem informasi e-katalog yang memuat daftar dan jenis barang yang akan dibelanjakan.

Baca jugaTiga Gubernur di Sulawesi Tolak PT Vale Perpanjang Kontrak Karya

“Pihak perusahaan yang mengikuti ekpos pada belanja Kapal dan Alkes semua ada empat perusahaan, dari empat yang ikut, hanya satu tidak mempunyai sertifikat TKDN,” jelas PPK yang disapa Fatma itu.

Jika realisasi pengerjaan pengadaan barang yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut mengalami keterlambatan, maka dirinya selaku PPK akan memberlakukan denda hingga pemutusan kontrak kepada pihak perusahaan itu. Namun, ia meyakini kegiatan belanja untuk dua item kapal ambulance dan Alkes yang total pagunya Rp4 Miliar lebih itu kontraknya akan tepat waktu.

Baca juga: Pengerjaan Rehabilitasi Jalan Korolama-Tiu Morut Diduga Bermasalah

” Saya meyakini pengerjaan kapal dan Alkes akan tepat waktu, karena penyedia bersepakat sampai ditujuan akhir sesuai peruntukannya,” ujar Fatma dengan optimistis. (teraskabar)