Minggu, 25 Januari 2026

Konsolidasi Perindo Kota Palu, Ketua II Bappilu DPP: Kader Partai Harus Miliki Militansi

Konsolidasi Perindo Kota Palu, Ketua II Bappilu DPP: Kader Partai Harus Miliki Militansi
Ketua II Bappilu DPP Partai Perindo Ronny Tanusaputra menyampaikan paparannya pada pada konsolidasi partai di DPD Partai Perindo Kota Palu, Kamis (12/10/2023). Foto: Teraskabar.id

Palu, Teraskabar.id – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) memperkuat jiwa militansi kader dan pengurus partai di tingkat DPD Kota Palu yang dikemas dalam bentuk kegiatan konsolidasi partai.

Konsolidasi untuk pemantapan  pemenangan Partai Perindo di Pemilu 2024 yang dihadiri Ketua II Bappilu DPP Partai Perindo, Ronny Tanusaputra, sekaligus pemateri dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Parama Shu Palu, Kamis (12/10/2023).

Baca juga: Pemenuhan Bacaleg Setiap Dapil Harga Diri Perindo

Ketua II Bappilu Ronny Tanusaputra menegaskan, jiwa militansi harus ditanamkan kuat bagi setiap kader dan pengurus. Tanpa hal itu, Ronny Tanusaputra mengakui, akan sangat mustahil menggerakkan mesin partai untuk meraih simpati pemilih di akar rumput. Sedangkan jiwa militansi itu akan lahir sendirinya dari sikap rasa memiliki terhadap partai.

“Bulshit itu mau meraih kemenangan kalau rasa memiliki tidak ada pada diri masing-masing kader dan pengurus,” kata Ronny mengawali paparannya di hadapan 8 ketua DPC, 46 DPRt, serta 35 Caleg Perindo Kota Palu.

Baca jugaDemokrat dan IAPIM Sulteng Berkabung, Darwis Kamaruddin Wafat di RS Siloam

“Yang terpenting, semua kader merasa memiliki hubungan dengan partai ini,” tambahnya.

Konsolidasi Perindo Kota Palu, Ketua II Bappilu DPP: Kader Partai Harus Miliki Militansi
Jajaran pengurus terasa DPW Partai Perindo Sulteng ikut hadir pada konsolidasi partai di DPD Partai Perindo Kota Palu, Kamis (12/10/2023). Foto: Teraskabar.id

Mengapa sikap rasa memiliki ini menjadi poin penekanan penting pada kegiatan ini. Menurut Ronny Tanusaputra yang juga merupakan tenaga Ahli Gubernur Sulteng ini, berkiprah di Partai Perindo menuntut pengorbanan. Bukan sebagai alat untuk mewujudkan kepentingan pribadi tapi kerja kolektif mewujudkan Indonesia Sejahtera.

“Masih banyak kader merasa partai ini sebagai alat, kalau tidak punya ideologi berpartai, dia tidak akan berkorban,” ujarnya.

Baca jugaRonny Tanusaputra; Sebuah Muhasabah Politik

Makanya, untuk memperkuat kembali rasa memiliki partai, dilakukan konsolidasi partai di tingkat DPD dengan menghadirkan kader dan pengurus mulai struktur tingkatan paling bawah. Kegiatan ini juga bisa menjadi momen untuk menghilangkan sumbatan komunikasi antara DPD hingga struktur partai paling bawah. Sebab, banyak persoalan di tingkat akar rumput yang terkadang tidak tersampaikan ke level pengurus DPD maupun DPW.

  Besaran Zakat Fitrah 1444H di Sulteng, Banggai Tertinggi, Sigi dan Tolitoli Terendah

Selain itu, konsolidasi partai ini untuk meminimalisir gesekan internal antarcaleg. Target pemenangan Perindo di Pemilu 2024  akan sulit terwujud jika terjadi kompetisi tak sehat di internal caleg.

Baca jugaHadapi Pemilu 2024, Partai Perindo Sulteng Gencarkan Konsolidasi

“Jangan sesama caleg partai kita saling melakukan pembusukan demi meraih siimpati pemilih, malah bisa jadi pemilih lari ke partai lain,” imbuhnya.  (teraskabar)