Minggu, 3 Mei 2026

PLN dan Pemda Morowali Bahas Rencana Penambahan Mesin PLTD di Bohoruru

PLN dan Pemda Morowali Bahas Rencana Penambahan Mesin PLTD di Bohoruru
Pj Bupati Morowali Rachmansyah Ismail. Foto: Dok

Palu, Teraskabar.id– PT PLN (Persero) UP 3 Palu dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama Pemda Kabupaten Morowali membahas tentang rencana penambahan mesin PLTD di Bohoruru, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Rapat yang dilaksanakan di ruang rapat perencanaan PT. PLN (Persero) UP 3 Palu, Rabu (15/5/2024), tercatat dalam notulen rapat nomor SMT-APLU-FR-K3L-09-03. Dalam notulen tersebut terdapat 2 pembahasan pokok yang dilakukan oleh Pemda Kabupaten Morowali bersama PLN UP3 Palu.

Baca jugaDukung Ketersediaan Listrik di Blok Pomalaa, PT Vale Perkuat Kerjasama PLN

Rapat tersebut juga membahas terkait penambahan mesin untuk mengatasi kelistrikan di Kecamatan Witaponda dan Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali. Di dua kecamatan ini kerapkali terjadi pemadaman bergilir.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemda Kabupaten Morowali mengajukan usulan penambahan mesin di PLTD Bahoruru,  untuk memperbaiki sistem kelistrikan di wilayah Kecamatan Witaponda dan Bumi Raya.

Mesin yang diusulkan memiliki kapasitas 4 x 1 MW, 2 x 2 MW atau 8 x 500 KW dengan rencana realiasi pengadaan dan serah terima kepada PLN pada Oktober 2024.

Prosedur pengadaannya, terlebih dahulu Pemda Kabupaten Morowali mengajukan permohonan ke GM PLN UD Suluttenggo dengan tembusan ke PLN UP3 Palu dan PLN Nusadaya.

Baca juga: Belum Ada Pasokan Listrik PLTA Poso ke Morowali, JK Ungkap  Penyebabnya

Menanggapi hal tersebut, PLN UP3 Palu juga membahas sistem kelistrikan PLN ULP Kolonedale pada bulan Agustus 2024 yang direncanakan mesin gardu induk Kolonedale bisa beroperasi. Sehingga, nantinya dapat memperkuat dan memback-up sistem kelistrikan ULP Kolonedale.

“Untuk kelistrikan sistem PLN ULP Bungku pada bulan Oktober 2024, direncanakan Gardu Induk Bungku beroperasi, sehingga nantinya dapat memperkuat dan mengandalkan sistem kelistrikan ULP Bungku,” kata Penjabat (Pj) Bupati Morowali Ir. H. A Rachmansyah Ismail menjawab media ini, Rabu (15/5/2024) melalui pesan whatsApp.

  Puspa Bayu Nugraha Pantau Langsung Kunjungan Bupati Morowali di Bungku Selatan

Kata Rachmansyah, dengan beroperasinya Gardu Induk Kolonedale dan Bungku nantinya, dapat memperkuat dan memperbaiki kualitas kelistrikan di wilayah Morowali dan Morowali Utara, termasuk di Kecamatan Witaponda dan Bumi Raya.

“Maka, rencana pengadaan mesin dari Pemda Morowali, nanti PLN UP3 Palu akan menindaklanjuti jika surat sudah diterima dari Pemda Morowali,” jelasnya.

Ia menjelaskan dengan beroperasinya PT. Tamaco yang disuplai dari penyulang Bahonsuai dari PLTD Tompira, sehingga bisa dikatakan tidak akan mempengaruhi kualitas kelistrikan di Kecamatan Witaponda dan Bumiraya.

“PLN UP3 Palu juga akan melakukan evaluasi terhadap pola operasi kelistrikan di wilayah Kecamatan Witaponda dan Bumi Raya yang dikeluhkan masyarakat sering down,” terang mantan pejabat di salah satu Kementerian itu. (***/teraskabar)