Sabtu, 24 Januari 2026

Diskominfo Sigi Akan Audit Menyeluruh Sistem Keamanan Website OPD

Diskominfo Sigi Akan Audit Menyeluruh Sistem Keamanan Website OPD

Sigi, Teraskabar.id – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Sigi Peretasan yang terjadi pada Pusat Data Nasional Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) menjadi peringatan bagi setiap instansi pemerintah maupun swasta untuk lebih waspada dan meningkatkan sistem keamanan siber di masing-masing perangkat daerah.

Olehnya, perlu langkah-langkah strategis yang harus diambil guna mencegah kejadian serupa.

“Kami akan melakukan audit menyeluruh terhadap sistem keamanan website perangkat daerah dan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk meningkatkan ketahanan siber,” kata Kepala Dinas Kominfo Sigi, Samsir, dalam paparannya pada Rapat koordinasi (Rakor) terkait pengelolaan website perangkat daerah, Kamis sore (18/7/2024) di Aula Kantor Bupati Sigi di Bora.

Baca jugaParpol Peserta Pemilu 2024 di Parimo Terima Hasil Audit Dana Kampanye

Rakor yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tersebut dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mohamad Riyadh, didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Sigi, Samsir, serta Kepala Bidang E-Government, Aldisyar.

Ia juga telah mengagendakan kegiatan peningkatan kapasitas SDM terkait jaringan, baik di lingkup OPD Pemkab Sigi maupun di pemerintah kecamatan.

“Dan untuk teman-teman camat mohon dicatat terkait data-data ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Aldisyar, Kepala Bidang E-Government, menyampaikan pentingnya pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi.

Tidak hanya teknologi yang harus diperkuat, tapi juga kemampuan dan kewaspadaan para pengelola website di setiap perangkat daerah. Pelatihan rutin dan pembaruan pengetahuan sangat diperlukan.

Baca jugaPolda Sulteng Pantau Medsos yang Berpotensi Mengganggu Pelaksanaan Pemilu 2024

Rakor ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perangkat daerah di Kabupaten Sigi, yang secara aktif berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai pengelolaan website serta upaya pencegahan peretasan.

Diharapkan melalui rakor tersebut, setiap perangkat daerah dapat mengambil langkah konkret dalam meningkatkan keamanan siber dan menjaga integritas data pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan siber dan memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar, tanpa gangguan dari ancaman peretasan.

Kuota Internet BAKTI Sangat Kecil

Saat Rakor pengelolaan website perangkat daerah yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Sigi, salah satu isu yang mengemuka adalah kendala yang dihadapi oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Dalam kontraknya, BAKTI hanya memiliki kapasitas internet sebesar 2MB, yang dinilai tidak memadai untuk mendukung kebutuhan digital dan keamanan siber perangkat daerah.

Hal ini tentunya menjadi prihatian bagi setiap OPD terkait, tak terkecuali pihak pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

Dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan layanan digital yang semakin meningkat, kapasitas internet sebesar 2MB sangat tidak mencukupi untuk mendukung operasional dan keamanan website perangkat daerah,` akui Kabid E-Government, Aldisyar dihadapan peserta rakor.

Baca jugaPemeriksaan Kedua Kasus Website, Mardiana Ditanya Soal Fee Proyek

Aldisyar menyampaikan bahwa, peningkatan kapasitas internet menjadi prioritas untuk mendukung pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi.

Tanpa kapasitas internet yang memadai, upaya pelatihan dan peningkatan kompetensi pengelola website perangkat daerah akan terhambat.

“Ini sangat penting untuk mendukung keberlanjutan dan keamanan layanan digital pemerintah daerah,” paparnya.

Peningkatan kapasitas internet dinilai sangat krusial untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen untuk terus berupaya mencari solusi terbaik dalam mengatasi kendala ini, demi memastikan keberlanjutan dan keamanan layanan digital di wilayahnya. (red/teraskabar)