Senin, 12 Januari 2026

Lusa Debat Publik Perdana Pilkada Tolitoli 2024, KPU Tolitoli Menggelar Tiga Kali Debat

Lusa Debat Publik Perdana Pilkada Tolitoli 2024, KPU Tolitoli Menggelar Tiga Kali Debat
Ketua KPU Tolitoli Junaidi. Foto: Istimewa

Tolitoli, Teraskabar.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolitoli akan menggelar debat publik untuk empat pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Tolitoli pekan ini. Debat terbuka itu dilakukan sebanyak tiga kali selama masa kampanye.

Ketua KPU Tolitoli Junaidi menyatakan, pelaksanaan debat terbuka menjelang pemungutan suara pada 27 November mendatang, telah diatur dalam PKPU Nomor 13 tahun 2024. Di mana debat tersebut dapat diterapkan kepada Paslon bupati dan wakil bupati yang mengikuti kontestasi Pilkada Tolitoli 2024.

Baca jugaKPU Tolitoli Gelar Pencabutan Nomor Urut Paslon untuk Pilkada 2024

” Debat publik yang diselenggarakan merupakan salah satu metode kampanye yang tertuang dalam PKPU,” kata Ketua KPU Tolitoli, Junaidi, kepada wartawan, Selasa (15/10/2024).

Rencana pelaksanaan debat publik untuk empat Paslon pada pesta demokrasi ini telah dalam pematangan pihak KPU Tolitoli dengan maksud untuk menyebarluaskan profil, visi dan misi, serta program kerja para paslon kepada Masyarakat.

Selain itu, memberikan informasi secara menyeluruh kepada masyarakat sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan pilihannya dan untuk menggali, serta mengelaborasi setiap tema yang diangkat dalam kampanye debat publik atau debat terbuka antar paslon.

“Debat publik dilaksanakan sebanyak tiga kali kali yaitu mulai tanggal 17 Oktober, 24 Oktober dan 15 November di Tolitoli,” jelas ketua KPU Tolitoli itu.

Baca jugaRakor Pilkada di KPU Tolitoli: Ijazah Paket C Salah Satu Meteri Diskusi

Junaidi menambahkan, pada penyelenggaraan debat publik pihak KPU berencana melibatkan panelis yang merumuskan tema sekaligus membahas sub tema yang akan menjadi acuan untuk menyusun pertanyaan-pertanyaan pada debat pertama cabup-cawabup.

  Kapolda Sulteng Kendarai Sepeda Motor ke Lokasi Terpencil Gerai Vaksinasi di Tolitoli

” Kita sudah melaksanakan rapat koordinasi bersama tim pakar untuk merumuskan model metode, dan tema debat termasuk tempat kegiatan debat nanti,” ungkapnya.

Untuk rapat panelis sendiri sebutnya sudah di lakukan bagaimana merumuskan tema dan isi-isu strategis. Isu yang di rumuskan tim pakar diturunkan menjadi tema dan selanjutnya menjadi sub tema yang kemudian menjadi pertanyaan seperti apa yang diajukan pada kandidat.

Tim pakar yang dilibatkan seperti akademisi dari kota palu dan Bogor diantaranya Prof. Dr. Yonvitner, S.Pi., M.Si yang merupakan Kepala Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan LPPM – IPB University sekaligus Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Baca jugaDivisi Parmas dan SDM KPU Tolitoli Disebut Alergi pada Wartawan

Dr Sofyan Sjaf, Aktivitas keseharian sebagai dosen di Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB. Saat ini, diamanahkan sebagai Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB.

Prof. Muh. Yunus Kasim seorang peneliti hebat yang melakukan penelitiannya sejak tahun 2016 hingga sekarang. Ia telah menerbitkan lebih dari 150 artikel di jurnal-jurnal terakreditasi.

Minat keahliannya di bidang Ekonomi, manajemen, anggaran, penskalaan, pemasaran. Minat keahliannya di bidang Ekonomi, manajemen, anggaran, penskalaan, pemasaran dan telah menulis dan ikut menulis beberapa makalah ilmiah yang mengulas sejawat dan berbagi karya di banyak konferensi nasional dan internasional. Kontribusinya telah mendapat pengakuan dari para ahli subjek terhormat di seluruh dunia. Kemudian Dr. Sofyan Farid Lemba mantan kepala Ombudsman Perwakilan Sulawesi Tengah. (Tim/teraskabar)