Minggu, 25 Januari 2026

Percepat Implementasi BERANI Murah, Sulteng Study Tiru ke Food Station di Jakarta

Percepat Implementasi BERANI Murah, Sulteng Study Tiru ke Food Station di Jakarta

Jakarta, Teraskabar.id –  Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid berkunjung ke Food Station di Jakarta, untuk belajar mengenai pola yang dilakukan badan usaha milik daerah itu, selanjutnya diadopsi di Sulteng dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Kunjungan ke Food Station di Jakarta bersama sejumlah unsur pimpinan DPRD Provinsi Sulteng, sebagai upaya mempercepat implementasi program unggulan BERANI Murah, sekaligus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat lewat langkah strategis.

Dalam kunjungan tersebut, turut serta Ketua DPRD Provinsi Sulteng, Arus Abdul Karim, Wakil Ketua DPRD, para ketua Komisi, serta Sekprov Novalina.  

Dalam keterangannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat serius membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mampu menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga sembako di seluruh wilayah provinsi Sulawesi Tengah.

“Kita sangat serius untuk memiliki sebuah BUMD. Karena kita punya program satu harga untuk semua (sembako) di Sulawesi Tengah,” kata Anwar Hafid, Senin (19/5/2025).

Program Berani Murah merupakan bagian dari visi besar Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan harga bahan pokok sama rata bagi seluruh lapisan masyarakat, dari kota hingga desa terpencil. Kolaborasi dengan Food Station menjadi langkah konkret dalam mewujudkan misi tersebut.

Program ini digagas karena Anwar Hafid selalu mendapati keluhan rakyat terkait harga kebutuhan pokok yang sangat mahal. Program ini juga sekaligus mempertegas bahwa Anwar Hafid memiliki pemahaman mendalam terkait keinginan rakyat.

Anwar Hafid menambahkan, kerjasama dengan Food Station ini juga bagian dari langkan Pemprov Sulawesi Tengah untuk mengendalikan ketahanan pangan.

“Dengan adanya kerjasama dengan food station ini kami berharap ketahanan pangan ini bisa di kendalikan oleh pemerintah,” tambah Anwar Hafid.

  Gubernur Sulteng Batal Live di tvOne karena Terjebak Macet

Langkah ini sekaligus menjadi wujud dari keberpihakan pemerintah daerah terhadap rakyat kecil, khususnya dalam menghadapi tantangan fluktuasi harga pangan. Pemprov Sulteng melalui BUMD nantinya akan memfokuskan kerja pada distribusi bahan pokok yang lebih efisien dan merata. (red/teraskabar)