Rabu, 7 Oktober 2026
News  

Gubernur Sulteng Batal Live di tvOne karena Terjebak Macet

Gubernur Sulteng Batal Live di tvOne karena Terjebak Macet
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dr. H. Rudi Dewanto menyampaikan paparan Pencanangan Provinsi Sulawesi Tengah Negeri Seribu Megalith pada Program Inspirasi Pagi yang ditayangkan secara langsung di tvOne. Foto: Biro Adpim Setdaprov

Jakarta, Teraskabar.id – Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dr. H. Rudi Dewanto, SE, MM, menyampaikan paparan Pencanangan Provinsi Sulawesi Tengah Negeri Seribu Megalith pada Program Inspirasi Pagi yang seharusnya disampaikan langsung oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura untuk ditayangkan secara langsung di tvOne.

Keputusan ini diambil oleh Rudi Dewanto atas petunjuk Gubernur Sulteng Rusdy Mastura karena terjebak macet saat menuju Stasiun tvOne.

Baca juga : Sulteng-Gorontalo Batal Jadi Tuan Rumah PON 2028

“Jakarta tidak bisa diprediksi sehingga Gubernur Sulteng batal live di tvONE,” kata Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Eddy Nicolas Lesnusa, S.Sos, di Jakarta pada Selasa (13/6/2023) dikutip dari siaran pers Biro Adpim Setdaprov Sulteng.

Gubernur Sulteng Batal Live di tvOne karena Terjebak Macet
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura batal hadir di tvONE untuk live Sulteng Provinsi 1000 Megalith, Selasa (13/6/2023). Foto: Biro Adpim Setdaprov

Kepala Biro Eddy menyatakan bahwa Gubernur H. Rusdy Mastura tidak hadir di tvOne karena terjebak macet. Ia juga menyampaikan permohonan maaf Gubernur H. Rusdy Mastura kepada tvOne dan masyarakat Sulawesi Tengah yang sangat antusias untuk menyaksikan Program Inspirasi Pagi.

Baca juga : Gubernur Sulteng Tak Hadir di Unjuk Rasa Berujung Blokade Jalan di Kasimbar, Ini Penyebabnya

Setelah mengikuti program tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan langsung bertemu dengan Gubernur H. Rusdy Mastura dan menyampaikan laporan bahwa akan diadakan dialog kembali bersama Gubernur H. Rusdy Mastura secara langsung di tvOne untuk mempromosikan “Provinsi Sulawesi Tengah Negeri Seribu Megalith”. (teraskabar)

  Gubernur Sulteng Pesan Jaga Keberlanjutan Gerakan Pangan Murah