Morowali, Teraskabar.id– Perayaan Hari Raya Iduladha 1446 H di Kecamatan Witaponda, Kabupaten Morowali, tahun ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Salah satu indikator meningkatnya semangat berkurban warga terlihat dari bertambahnya jumlah hewan kurban dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut data dari Kantor Kecamatan Witaponda, total hewan kurban yang disembelih tahun ini mencapai 169 ekor, terdiri dari 155 ekor sapi dan 14 ekor kambing. Desa Laantula Jaya sebagai desa dengan jumlah hewan kurban terbanyak di Kecamatan Witaponda, yakni 36 ekor, terdiri dari 33 ekor sapi dan 3 ekor kambing.
Sementara itu desa lainnya seperti Desa Solonsa 12 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Desa Solonsa Jaya 15 ekor sapi, Desa Ungkaya 11 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Sementara Desa Emea ada 21 ekor sapi dan Desa Moahino 14 ekor sapi.
Di Desa Bumi Harapan terdapat 19 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Kemudian di Desa Sampeantaba 9 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Terakhir, di Puntari Makmur hewan kurban tahun ini adalah 21 ekor sapi dan 2 ekor kambing.
Camat Witaponda, Nasron, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat gotong royong warga dalam menyambut Iduladha.
“Jumlah hewan kurban di Witaponda meningkat tahun ini. Ini merupakan bukti nyata meningkatnya kepedulian sosial dan semangat keagamaan masyarakat Witaponda. Kurban bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk solidaritas terhadap sesama,” ujar Nasron kepada wartawan, Sabtu (7/6/2025).
Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Witaponda, tidak hanya saat Iduladha, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kurban, kita diajarkan untuk berbagi, merasakan penderitaan orang lain, dan memperkuat ikatan sosial antarwarga. Saya berharap semangat ini terus tumbuh, tidak hanya pada hari raya, tetapi menjadi budaya yang terus dan semakin mengakar dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Witaponda,” tutupnya. (Ghaff/Teraskabar)






