Donggala, Teraskabar.id – Pemerintah Kabupaten Donggala di bawah kepemimpinan Bupati Vera Elena Laruni dan Wakil Bupati Taufik M Burhan terus bergerak cepat mewujudkan program-program prioritas yang tertuang dalam visi dan misi mereka. Salah satu program yang paling dinanti masyarakat adalah Program Satu Desa Satu Hafiz Quran.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Donggala resmi menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan Islam terkemuka di Kota Palu Alkhairaat, guna mempercepat realisasi program tersebut. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, dan Ketua Umum PB Alkhairaat, Dr. H.S. Mohsen Alaydrus, M.M, yang berlangsung di ruang pertemuan Bupati Donggala pada Senin, 7 Juli 2025.
Dalam tahap awal pelaksanaan, Pemkab Donggala akan mengirim 50 anak muda dari 50 desa untuk mengikuti program tahfiz Qur’an di Pondok Pesantren Alkhairaat. Program ini sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Donggala.
“Tadi kami telah menandatangani MoU dengan Alkhairaat untuk program Tahfiz Qur’an. Ini merupakan bagian dari visi dan misi Vera-Taufik yang memuat program Satu Desa Satu Hafiz Qur’an menggunakan APBD Donggala,” jelas Bupati Vera Elena Laruni.
Bupati Vera juga menegaskan bahwa Kabupaten Donggala yang terdiri dari 158 desa dan 9 kelurahan akan secara bertahap mengikuti program ini. Dimulai dari 50 desa, program ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang memiliki keimanan kuat dan mampu menjadi benteng dari pengaruh buruk seperti narkoba.
“Target kami sederhana, bagaimana keimanan anak-anak dan pemuda di Donggala dapat meningkat. Kita ingin melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an di seluruh desa di Donggala,” tegasnya.
Menurut Vera, program ini merupakan yang pertama di Indonesia yang didanai melalui APBD untuk membentuk satu hafiz di setiap desa. Ia berharap masyarakat dapat turut serta menyukseskan seluruh program yang dicanangkan oleh pemerintah daerah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Donggala untuk ikut berpartisipasi dan mendukung penuh program ini demi kemajuan dan kemaslahatan daerah kita,” tutup Vera Laruni.
Dengan dimulainya program ini, Kabupaten Donggala tidak hanya mencetak generasi yang cinta Al-Qur’an, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam membentengi masyarakat dari bahaya pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. (red/teraskabar)






