Senin, 12 Januari 2026

Anwar Hafid Tegas Hentikan Tambang, Warga Molino Apresiasi Sikap Sigap Gubernur Sulteng

Anwar Hafid Tegas Hentikan Tambang, Warga Molino Apresiasi Sikap Sigap Gubernur Sulteng
Gubernur Sulteng Anwar Hafid berkunjung langsung ke lokasi bencana banjir bandang di Desa Molino, Morowali Utara, Rabu (20/8/2025). Foto: Istimewa

Morowali Utara, Teraskabar.id – Banjir bandang yang melanda Desa Molino, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah, Rabu (20/8/2025), menyisakan luka mendalam bagi warga. Rumah-rumah hanyut, jalan utama desa tertutup lumpur, hingga kos-kosan mahasiswa ikut rata diterjang arus. Namun di tengah kepanikan itu, kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membawa harapan baru bagi masyarakat.

Datang langsung ke lokasi bencana, Anwar Hafid tanpa ragu memerintahkan penghentian seluruh aktivitas pertambangan di wilayah tersebut. Perintah itu disampaikan tegas setelah mendengar laporan warga bahwa banjir dipicu jebolnya jalan hauling milik PT Bumanik di sekitar Jembatan 6.

“Semua aktivitas tambang saya minta dihentikan sampai perusahaan benar-benar bertanggung jawab. Jangan biarkan masyarakat yang menanggung kerugian,” tegasnya di hadapan warga.

Luapan air bercampur lumpur yang datang dini hari itu menghantam pemukiman, merobohkan rumah Kepala Dusun I, menghanyutkan kos-kosan, bahkan nyaris merenggut nyawa istri kepala dusun yang terseret arus. Beruntung ia berhasil diselamatkan dalam kondisi kritis di bawah sebuah truk yang ikut hanyut. Hingga kini, kerugian materiil masih terus didata aparat desa bersama tim penolong.

Langkah cepat Gubernur Anwar Hafid menuai apresiasi luas. Warga menyebut ketegasan itu sebagai bukti nyata keberpihakan pemerintah pada rakyat kecil. “Pak Gubernur hadir langsung, sigap, dan berani hentikan tambang. Ini baru pemimpin yang kami butuhkan,” ucap salah seorang warga.

Anwar Hafid juga menegaskan, penanganan bencana tidak boleh setengah hati. Ia memerintahkan BPBD, aparat desa, hingga relawan untuk bergerak cepat memulihkan akses jalan, menyalurkan bantuan, dan memastikan kebutuhan mendesak warga terpenuhi. “Kerugian masyarakat harus segera diselesaikan. Perusahaan wajib hadir dan bertanggung jawab,” tegasnya lagi.

  Forbes Morowali Soroti Jety di Topogaro, Desak Pemda Bertindak

Peristiwa ini membuka mata publik bahwa lemahnya pengawasan terhadap tambang masih menjadi bom waktu di Sulawesi Tengah. Aktivitas tambang yang lalai menjaga kelestarian lingkungan bisa berujung pada tragedi. Karena itu, komitmen Anwar Hafid menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan hingga ada pertanggungjawaban nyata, dinilai sebagai langkah berani sekaligus sejarah baru dalam kepemimpinan Sulteng.

Warga Molino kini tidak hanya berharap pada bantuan darurat, tapi juga perubahan sistem yang lebih tegas. Sosok Anwar Hafid dianggap menjadi simbol pemimpin sigap yang tidak takut melawan kepentingan besar demi keselamatan rakyat. (erny/teraskabar)