Minggu, 25 Januari 2026

Sosialisasi ODOL Kendaraan Tambang Resmi Dibuka Sekda Morowali

sosialisasi odol kendaraan tambang resmi dibuka sekda morowali
Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub membuka secara resmi sosialisasi ODOL kendaraan tambang, Selasa (4/11/2025). Foto: IKP

Morowali, Teraskabar.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub, secara resmi membuka Sosialisasi ODOL kendaraan tambang di Aula Kantor Bupati Morowali, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini merupakan langkah penting pemerintah daerah dalam menekan pelanggaran Over Dimension Over Loading (ODOL) sekaligus memastikan keselamatan dan kelancaran transportasi di wilayah pertambangan yang terus berkembang.

Kegiatan Sosialisasi ODOL kendaraan tambang tersebut diinisiasi oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menertibkan kendaraan tambang yang melebihi batas muatan dan dimensi, karena hal itu berdampak langsung terhadap kerusakan infrastruktur jalan serta risiko keselamatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Morowali Yusman Mahbub menekankan bahwa Sosialisasi ODOL kendaraan tambang merupakan bagian dari upaya kolektif untuk menegakkan aturan transportasi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa kebijakan ODOL tidak hanya soal pelanggaran administratif, melainkan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga kelestarian infrastruktur publik.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah, perusahaan tambang, dan masyarakat dalam menerapkan kebijakan transportasi yang aman dan tertib. Kendaraan yang kelebihan muatan bukan hanya mempercepat kerusakan jalan, tetapi juga meningkatkan potensi kecelakaan,” ujar Yusman Mahbub.

Ia menambahkan, pemerintah daerah mendorong setiap pelaku usaha tambang agar lebih disiplin dalam mematuhi aturan batas muatan kendaraan. Dengan penerapan Sosialisasi ODOL kendaraan tambang secara konsisten, diharapkan seluruh pihak dapat berkontribusi menjaga infrastruktur daerah serta meningkatkan efisiensi operasional sektor pertambangan.

Setelah memberikan sambutan, Yusman Mahbub secara resmi membuka kegiatan tersebut. “Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, saya mewakili Bupati dan Wakil Bupati Morowali, dengan ini menyatakan kegiatan Sosialisasi ODOL kendaraan tambang secara resmi dimulai,” ucapnya di hadapan peserta.

  Tim SAR Menghentikan Pencarian Nelayan Asal Poso, Hilang Sejak 14 Hari Lalu

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Sumarno, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II, Mangasi Sinaga, para pejabat eselon II dan III lingkup Pemkab Morowali, perwakilan perusahaan tambang, serta stakeholder terkait lainnya.

Dalam sesi materi, peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai batas dimensi dan berat kendaraan, tata cara penimbangan, serta sanksi bagi pelanggar aturan ODOL. Diskusi interaktif juga dilakukan untuk membahas strategi penerapan kebijakan ODOL di kawasan industri Morowali yang tengah mengalami peningkatan aktivitas transportasi.

Melalui Sosialisasi ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif antara pemerintah dan pelaku usaha untuk menciptakan sistem transportasi tambang yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan daerah yang maju dan berdaya saing. (Ghaff/Teraskabar/IKP).