Morowali Utara, Teraskabar.id – Kasus dugaan intimidasi terhadap wartawan di Kabupaten Morowali Utara kini memasuki babak baru. Doktor Mardiman Sane siap bela wartawan korban intimidasi di Morowali Utara. Pengacara senior ini resmi menyatakan kesiapannya menjadi kuasa hukum bagi wartawan Erny John Bau yang melaporkan peristiwa intimidasi di Desa Beteleme.
Nama Mardiman Sane, pengacara senior asal Kabupaten Morowali Utara bukan sosok asing bagi kalangan pers lokal. Ia dikenal memiliki kedekatan dengan komunitas media dan selama ini menjadi pelindung Aliansi Pewarta Morowali Utara, organisasi yang menaungi pelapor dalam kasus ini. Kehadirannya dinilai menjadi sinyal kuat bahwa proses hukum akan dikawal serius hingga tuntas.
Komitmen Bela Kebebasan Pers
Masuknya Mardiman sebagai kuasa hukum menegaskan bahwa kasus ini tidak hanya dipandang sebagai persoalan pribadi, tetapi juga menyangkut kebebasan pers dan rasa aman jurnalis dalam menjalankan tugas di daerah.
Bagi kalangan wartawan Morowali Utara, langkah ini menjadi harapan baru agar kasus dugaan intimidasi tidak berhenti di tahap klarifikasi semata, melainkan berlanjut hingga ada kepastian hukum.
Polisi Mulai Bergerak
Sementara itu, proses penyelidikan oleh Polres Morowali Utara terus berjalan. Sejumlah nama telah dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait peristiwa yang dilaporkan terjadi di Desa Beteleme, Kecamatan Lembo, Morowali Utara.
Dalam laporan, pelapor menyebut kedatangan sejumlah orang yang diduga kerabat anggota DPRD Morut, Heny Humbu, menimbulkan rasa tidak nyaman dan dianggap sebagai bentuk intimidasi. Salah satu nama yang ikut dipanggil untuk klarifikasi adalah Lenny Humbu, yang disebut muncul dalam video dan komentar di media sosial.
Tak hanya itu, penyelidikan juga merambah sejumlah akun Facebook yang menuliskan komentar bernada kasar dan menghina terhadap wartawan.
KBO Reskrim Polres Morut, IPTU Theodorus Liling Sugi, memastikan undangan klarifikasi telah dikirimkan kepada beberapa pihak yang disebut dalam laporan, sekaligus mengirimkan SP2HP kepada pelapor.
Mardiman Sane Siap Bela, Sorotan Publik Menguat
Kehadiran Doktor Mardiman Sane siap bela wartawan dengan menjadi kuasa hukum membuat perhatian publik semakin besar terhadap kasus ini. Banyak pihak menilai, langkah hukum yang kuat diperlukan agar kasus intimidasi terhadap jurnalis tidak kembali terulang di daerah.
Dengan bergulirnya proses penyelidikan dan dukungan hukum dari tokoh lokal berpengaruh, kasus ini kini menjadi ujian penting bagi perlindungan kerja jurnalis di Morowali Utara. (red)






