Kamis, 9 Juli 2026
Home, News  

12 PTKIN Beradu Kompetensi di Cabang Lomba Pidato Tausiyah Poros Intim

12 PTKIN Beradu Kompetensi di Cabang Lomba Pidato Tausiyah Poros Intim
Salah satu peserta unjuk kompetensi pada lomba pidato Poros Intim IV 2026, Rabu (8/7/2026). Foto: Humas UIN

Palu, Teraskabar.id– Sebanyak 12 peserta kontingen dari 12 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Kawasan Timur Indonesia (KTI) beradu kompetensi di cabang lomba pidato tausiyah pada Pekan Olahraga, Riset dan Ornamen Seni, Indonesia Timur (Poros Intim) IV.

Panitia Poros Intim IV Bagian Penanggung Jawab Cabang Lomba Pidato Tausiyah, Fatharany M.M, Rabu (8/7/2026), menyatakan bahwa lomba pidato tausiyah berlangsung aman dan tertib diikuti 12 peserta dari 12 PTKIN untuk kategori putra.

Ia menguraikan, lomba pidato tausiyah kategori putra diikuti peserta yang berasal dari UIN Ambon, UIN Palu, UIN Makassar, UIN Palopo, UIN Mataram, IAIN Ternate, Bone, Parepre, Kendari, Gorontalo, IAIN Sorong, dan STAIN Majene.

Sementara untuk kategori putri, diikuti oleh peserta dari PTKIN UIN Ambon, UIN Palu, UIN Makassar, UIN Palopo, UIN Mataram, IAIN Ternate, Bone, Parepre, Kendari, dan Gorontalo.

“Lomba pidato tausiyah ini bukan sekadar ajang unjuk gigi, panggung Pidato Tausiyah kali ini menjelma menjadi mimbar gagasan segar, tempat para mahasiswa menyuarakan pesan-pesan kedamaian, moderasi beragama, dan solusi atas problematika yang dihadapi oleh umat di era modern ini,” kata Fatharany.

12 PTKIN Beradu Kompetensi Menyelaraskan Teks Suci dengan Realitas Sosial

Fatharany mengatakan bahwa, cabang lomba pidato tausiyah tidak hanya sekedar ajang untuk mencari peserta yang pandai merangkai kata, atau hafal dalil.

“Melainkan ini sebagai bentuk pembinaan, agar mahasiswa PTKIN, mampu menyelaraskan teks suci dengan realitas sosial saat ini, serta mampu menjadi pembawa solusi di masyarakat,” ungkapnya.

Dia menambahkan, meski persaingan di atas panggung terasa begitu sengit, pemandangan berbeda justru terlihat di balik layar. Para peserta dari berbagai daerah di Indonesia Timur ini justru saling melempar senyum, menyemangati satu sama lain.

  Bersiap Ikuti Poros Intim, UIN Datokarama Bertekad Ukir Prestasi

“Poros Intim terbukti bukan sekadar wadah untuk berburu medali, melainkan jembatan silaturahmi untuk mempererat persaudaraan antar-mahasiswa PTKIN di wilayah timur Nusantara,” ungkapnya.(red)