Kamis, 15 Oktober 2026

Pemkab Morowali Turun Pulau, Intervensi Harga Pangan di Menui Kepulauan

Gerakan Pangan Murah di Menui Kepulauan. Foto: IKP Morowali.
Gerakan Pangan Murah di Menui Kepulauan. Foto: IKP Morowali.

Morowali, Teraskabar.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Morowali turun pulau melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan melindungi daya beli masyarakat di Kecamatan Menui Kepulauan, Sulawesi Tengah, Minggu (11/10/2026).

Bupati Morowali Iksan Baharudin Abd Rauf bersama Wakil Bupati Iriane Iliyas meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di Kantor Kecamatan Menui Kepulauan.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Morowali menginisiasi kegiatan ini sebagai langkah konkret menghadapi tekanan harga pangan sekaligus menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Pemkab Morowali Turun Pulau Jaga Daya Beli Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Morowali menempatkan wilayah kepulauan sebagai perhatian khusus dalam upaya pemerataan akses pangan. Sebab, masyarakat di wilayah kepulauan menghadapi tantangan distribusi yang berbeda dari masyarakat di daratan.

Jarak antarpulau, kebutuhan transportasi, dan kelancaran pasokan berpotensi memengaruhi harga barang kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, intervensi pemerintah melalui Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Iksan menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pangan yang layak tanpa terkendala perbedaan wilayah.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah intervensi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang stabil. Wilayah kepulauan menjadi perhatian khusus agar tidak terjadi disparitas harga,”. Ungkapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pemerataan kebijakan pangan hingga wilayah kepulauan. Dengan demikian, pemerintah tidak hanya mengejar stabilitas harga secara umum, tetapi juga memperhatikan kesenjangan harga antardaerah.

Pemkab Morowali Turun Pulau, Lima Komoditas Pokok Dijual dengan Harga Subsidi

Gerakan Pangan Murah di Menui Kepulauan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga subsidi di bawah harga pasar.

  Rusli Suwandi Kembali Pimpin PWI Poso, Tri Putra: Pers Harus Jadi Penyambung Lidah

Komoditas tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, dan bawang. Ketersediaan bahan pokok ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan pengeluaran yang lebih terkendali.

Selain membantu konsumen, program tersebut juga menjadi instrumen pemerintah daerah untuk merespons gejolak harga pangan. Terlebih lagi, kenaikan harga kebutuhan pokok dapat menekan anggaran rumah tangga, terutama bagi keluarga dengan pendapatan terbatas.

Namun, efektivitas intervensi harga membutuhkan dukungan distribusi yang konsisten. Pemerintah perlu memastikan ketersediaan komoditas, keterjangkauan harga, dan kesinambungan pasokan agar manfaat program tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan tertentu.

Karena itu, pemantauan harga pasar dan kebutuhan masyarakat kepulauan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah berikutnya.

Pengendalian Inflasi Perlu Menjangkau Seluruh Kecamatan

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Menui Kepulauan juga mendukung agenda pengendalian inflasi daerah. Pemerintah Kabupaten Morowali berupaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang, keterjangkauan harga, dan kemampuan belanja masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Iksan dan Iriane mendapat pendampingan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Morowali Yusman Mahbub, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Morowali Sudarmin Moonai, Camat Menui Kepulauan, unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Menui Kepulauan, dan tamu undangan lainnya turut menghadiri kegiatan tersebut.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah menunjukkan keterlibatan lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan. Meski demikian, keberhasilan program juga membutuhkan evaluasi berkala terhadap perubahan harga dan daya beli masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Morowali berencana melanjutkan Gerakan Pangan Murah secara berkelanjutan di seluruh kecamatan. Langkah ini diharapkan memperluas akses pangan sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi.

Dengan memperhatikan karakteristik wilayah kepulauan, pemerintah dapat menyusun intervensi yang lebih tepat sasaran. Selain menjaga harga, kesinambungan pasokan menjadi kunci agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok secara teratur.

  Porkab ke-VI Parigi Moutong: Menjaring Atlet-Atlet Muda Potensial Cabang Olahraga Bola Kaki

Pada akhirnya, Pemkab Morowali turun pulau bukan sekadar menghadirkan pangan bersubsidi. Program ini juga menjadi upaya pemerintah mendekatkan pelayanan publik, mengurangi kesenjangan akses pangan, dan menjaga kesejahteraan masyarakat hingga wilayah kepulauan.