Minggu, 3 Mei 2026
News  

Lahir Bertepatan Hari Bhayangkara, Enam Orang di Sulteng Peroleh SIM Gratis

Lahir Bertepatan Hari Bhayangkara, Enam Orang di Sulteng Peroleh SIM Gratis
Dirlantas Polda Sulteng memberikan SIM gratis yang lahir bertepatan dengan Hari Bhayangkara, Jumat (1/7/2022). Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id -Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan Surat Izin Mengemudi (SIM) Reward bagi masyarakat yang lahir tanggal 1 Juli 2022 atau bertepatan Hari Bhayangkara.

“Khusus Polda Sulteng,  total ada enam  orang masyarakat yang beruntung mendapatkan reward SIM,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng Kombes Pol Kingkin Winisuda, Jumat (1/7/2022).

Baca juga : Baksos dan Pemberian SIM Gratis Menyasar Warga Tamanjeka

Menurut Kingkin, pemberian SIM reward ini dilakukan bersama Polres jajaran, di antaranya SIM perpanjangan dan SIM pembuatan baru  dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022 yang diperingati hari ini, Jumat (1/7/2022).

Pemberian SIM Reward ini lanjutnya, dilaksanakan dengan tetap menerapkan dan mengacu pada protokol kesehatan dan pencegahan COVID- 19 yakni jaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer.

“Yang mendapatkan SIM reward tentunya harus memenuhi syarat antara lain dengan memiliki KTP bahwa benar yang bersangkutan lahir tanggal 1 juli dan dalam kondisi sehat jasmani dan rohani,” ujarnya.

Baca juga : Suzuki Donasikan 13 Unit Mesin Industri untuk Sekolah Kejuruan

Pemberian SIM gratis sering kali diberikan oleh Polda Sulteng dan jajaran kepada warga pada setiap momen tertentu.

Misalnya, pemberian SIM gratis menyasar warga masyarakat Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (1/12/2021) yang dilaksanakan oleh Satuan Tugas Operasi Madago Raya 2021.

Selain pemberian SIM gratis, Satgas  menggelar vaksinasi massal juga menyalurkan Bansos dan pembuatan SIM kepada warga masyarakat Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (1/12/2021).

Baca juga : Vaksinasi Menembus Tamanjeka

Dusun Tamanjeka terdiri dari 431 jiwa dan 119 KK. Masyarakatnya majemuk, ada Bugis, Makassar, Toraja, Jawa dan masih banyak lagi.

  Rapat Forkopimda Sulteng Sepakati Pembentukan Satgas Penanganan PETI dan Galian C

Pertaniannya meliputi kakao atau coklat, cengkih dan nilam. Ada juga tanaman palawija seperti cabe, kacang-kacangan, pisang, umbi-umbian dan lain-lain.

Satgas Madago Raya tak hanya mengejar para DPO kasus Terorisme Poso yang tersisa 4 orang, di masa pandemi Covid-19 Satgas Madago Raya ingin berbagi bersama dengan masyarakat yang ada di Dusun Tamanjeka dengan membagikan sembako.

Penyerahan sembako dan pembuatan SIM diserahkan oleh yang mewakili Satgas Madago Raya, Kapolres Poso AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf, Danyon 714 SM Letkol Inf. Awaluoedin, Waka Satgas Tindak AKBP Kurniawan Tandi Rongre, dan diterima oleh Kadus Tamanjeka dan perwakilan masyarakat.

Kapolres Poso AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf, dalam keterangan Pers mengatakan progaram akselerasi vaksinasi yang dilaksanakan oleh Satgas Madago Raya bersama jajaran TNI Polri yang ada di wilayah Kabupaten Poso dalam rangka mendukung program pemerintah percepatan vaksinasi nasional Covid-19, terutama di wilayah Kabupaten Poso.

Masih kata Rentrix, vaksinasi dilaksanakan di Dusun Tamanjeka yang merupakan wilayah operasi dengan geografis yang agak susah dan terkendala jaringan komunikasi. “Sehingga kami TNI Polri yang ada disini berupaya untuk menembus dan memfasilitasi guna melaksanakan vaksinasi nasional Covid-19 dibantu Dinas Kesehatan Kabupaten Poso,” ujarnya.

Untuk membantu masyarakat yang terkendala transportasi, menurut Rentrix, pihaknya juga menyiiapkan satu unit mobil truck untuk memberikan pelayanan antar jemput masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi. (teraskabar)