Parimo, Teraskabar.id – Salah seorang bayi berusia 6 bulan di Desa Sausu Tambu, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) didiagnosa mengidap penyakit hydrocephalus sejak lahir.
Akibatnya, putra keempat dari pasangan Abdul Jafar dan Yanti ini ukuran kepalanya besar dibandingkan dengan ukuran kepala anak seumurannya.
“Anak saya sejak lahir sudah mengidap hydrochephalus dengan lingkar kepala berdiameter 53 cm,” kata Yanti sembari menyebutkan nama anaknya saat ditemui di rumahnya di Desa Sausu Tambu, Rabu (1/2/2023).
Baca juga : Nagita Slavina Memutuskan Buat Kamar Bayi
Menurut Yanti, setelah melihat kondisi anaknya, ia mengaku bingung mau berobat ke mana, karena mereka tergolong keluarga kurang mampu. Sehingga, tidak punya biaya untuk pengobatan anaknya.
“Suami saya hanya kerja serabutan dan berpenghasilan rendah. Ada uang didapat hanya untuk kebutuhan makan sehari hari,” ujar Yanti.
Saat usia anaknya masih berumur 21 hari, kepala Desa Sausu Tambu keluarga mereka. Anaknya dibawa ke salah satu rumah sakit di Kota Palu dengan harapan mendapatkan penanganan.
Menurutnya, sebulan di rumah sakit, semua biaya ditanggung kepala desa. Serta biaya lain dari hasil donasi dikumpul oleh pihak yang peduli terhadap kondisi Abdul Rahim.
Baca juga : Pembuang Bayi di Tempat Sampah Eks Huntara Palu Ternyata Perempuan di Bawah Umur
“Selama satu bulan di rumah sakit kami menunggu, tapi anak saya belum dioperasi. Jadi saya tanya, dokter bilang belum bisa dioperasi karena masih menunggu alat penyedot cairan,” ujarnya mengenang saat pertama kali anaknya ditangani dokter.







